Status PSBB Dicabut, Gubri Pilih New Normal

Gubernur Riau H Syamsuar dalam konferensi persnya Kamis 28 Mei 2020 di Posko Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Riau Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Cabut status pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi, kini Gubernur Riau Syamsuar, bakal menerapkan tatanan baru atau New Normal di sejumlah kota dan Kabupaten di Riau. Penerapan baru tersebut, dilakukan menyusul angka penularan Covid-19 di Riau cenderung menurung dalam sepekan terakhir.

"Kami baru saja menggelar rapat koordinasi berama seluruh bupati/wali kota dan Forkopimda Riau utuk membahas evaluasi pertama PSBB dan pelaksanaan tatanan baru atau 'New normal'. Melihat adanya penurunan angka penularan Covid-19, serta adanya dukungan kabupaten dan kota yang telah melaksanakan PSBB sejak dua minggu lalu dan sepakat tidak diperpanjang lagi," kata Gubernur Riau H Syamsuar dalam konferensi persnya Kamis 28 Mei 2020 di Posko Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Riau Pekanbaru.

Disebutkan Syamsuar, pencabutan status PSBB Provinsi itu, dibuktikan dengan adanya penurunan Rt atau resistensi di bawah angka 1, yakni 0,88. Data tersebut, merupakan prestasi Riau atas kerja sama berbagai pihak dalam penanganan covid-19 di Riau.

"Kita harus pertahankan ini, kalau bisa diturunkan lagi. Jika jumlah ini bisa diturunkan lagi, tentu akan lebih bagus pula. Itulah akan menjadi arah ke era 'New normal'. Semoga harapan ini terwujud, sesuai arahan pak Presiden Joko Widodo dan rangka menciptakan masyarakat yang produktif dan aman terhadap covid-19," ulas Syamsuar.

Selaras dengan itu, Gubri mengaku saat ini telah meminta pemkab dan pemko untuk mempersiapkan 'New Normal. Salah satunya, dengan persiapan pembukaan kembali sekolah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Mantan Bupati Siak itu juga mengimbau, agar pihak sekolah menyiapkan tempat pencuci tangan, sabun dan meminta semua pihak tetap memakai masker selama aktivitas belajar-mengajar serta tetap mengatur jarak dan mengatur waktu jam belajar.

"Khususnya untuk sekolah, kami masih menunggu petunjuk dari Kementerian Pendidikan," ucap Syamsuar.

Sedangkan untuk sektor pariwisata lanjut Syamsuar, pihaknya telah meminta Pemkab dan Pemko melakukan sosialisasi new normal, jika hendak membuka sektor pariwitasa, sepanjang protokol kesehatan dapat dijalankan, karena sektor wisata dapat berjalan kembali menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Kalau untuk tempat ibadah, saat ini masih menunggu petunjuk dari Kementerian Agama, sehingga nanti kita akan mengetahui secara berangsur-angsur untuk memulai kegiatan-kegiatan seperti biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ungkapnya.

Iven Pacu Jalur  

Terkait adanya rencana pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) hendak mengadakan iven pacu jalur dalam waktu dekat ini, Gubernur Riau, H Syamsuar mempersilahkan pihak pemkba Kuansing menggelar pacu jalur iven nasional selama daerah ini menjadi zona hijau Covid-19.

"Jadi dalam video confrence dengan pak Gubermur, selain masalah covid-19 pada kesempatan tersebut juga meminta arahan Gubernur Riau tentang pelaksanaan Pacu Jalur Iven Nasional di Teluk Kuantan," kata Asisten III Setda Kuansing, Agus Mandar usai mendampingi Bupati dan Forkompimda Kuansing video confrence dengan Gubri, Kamis (28/5/2020).

Agus Mandar menjelaskan bahwa Gubri telah memberikan arahan bahwa sebagai zona hijau daerah bebas covid-19 dipersilakan untuk menyelenggarakan Iven Pacu Jalur. "Namun dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19 untuk menjaga kesehatan masyarakat kita," ujarnya.

Ia juga menyebutkan jika saja dilaksanakan iven pacu jalaur tersebut, pihaknya akan mempersiapkan rencana itu dengan matang, sehingga usaha dan perekonomian masyarakat dapat berjalan kembali.

Meski begitu lanjut Agus Mandar, Gubri meminta pihak pemkab, agar tetap mempertahankan zona hijau Covid-19 di Kuansing, dengan cara meningkatkan efektifitas Poskowas chek point pintu masuk dan keluar dari wilayah Kuantan Singingi serta pencegahan lainnya.***


Reporter   : Richarde    / Editor  : Cardova

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait