Pelatih Renang Tewas di Asrama Atlet

Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Irwan Harahap melihat jasad korban

PEKANBARU, oketimes.com- Premi Nainggolan (52) ditemukan tewas di lantai satu kamar B III Asrama Atlet PPLP-PPLM Dispora Riau Jalan Sembilang Kecamatan Rumbai Pesisir, Rabu (8/10) sekitar pukul pukul 16.10 WIB. 

Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Menurut dugaan korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Menurut sumber di lapangan, pelatih atlet renang ini mulai masuk dan menginap di asrama sejak, Selasa (7/10) sekitar pukul 23.30 WIB. Ketika itu korban sempat bercerita kepada salah seorang rekannya, Andre yang bertugas sebagai security di sekitar asrama. 

Korban sempat mengeluhkan kurang enak badan dan sesekali nafasnya terasa sesak. Merasa prihatin, saksi ini meluangkan waktunya untuk membawa pria yang akrap disapa, Aldo itu ke salah satu klinik. 

Keesokan harinya, dua orang anak didiknya Doni dan Wendi mendatangi kamar Aldo. Beberapa kali kedua anak ini memanggil korban namun tidak ada sahutan. Sampai akhirnya, kedua saksi ini meminta pengurus asrama untuk membuka pintu kamar Aldo dengan kunci serep. 

Saat itulah mereka dikejutkan setelah melihat tubuh sang pelatih terbaring kaku. Peristiwa itu kemudian menyebar ke berbagai pihak. Termasuk kepolisian Polsek Rumbai Pesisir. Selang tidak berapa lama, jenazah korban dibawa ke RS Arifin Achmad Pekanbaru. 

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir Iptu M. Bahari Abdi, SH mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait musibah yang dialami korban. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau kejanggalan. Diperkirakan korban meninggal dunia karena menderita penyakit," jawab Abdi. (dm/bm/re)

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait