Termasuk Dandim, Tujuh Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Speedboat Paspampres di Sungai Palangkaraya

Jenazah Dandim 1011-Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP saat di evakuasi tim penyelamat, Senin (9/3/2020) sore.

Palangkaraya, Oketimes.com - Sebanyak tujuh orang dari 27 korban kecelakaan kapal speedboat karet Paspampres di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Senin (9/4/2020) malam.

"Betul sekali, ada tujuh orang (meninggal dunia) dan semuanya sudah ditemukan," kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan seperti dilansir oketimes.com dari detik.com pada Selasa (10/3/2020).

Adapun ketujuh korban yang meninggal dunia pasca kecelakaan itu dalah sebagai berikut :

1. Letkol Kav. Bambang Kristianto (Dandim 1011 Klk) (41 tahun)

2. Abdi Darmansyah (Kepala Resort Mangkok TNS) (36 tahun)

3. Mutiara (Tekon TNS) (26 tahun)

4. Tyas Novianti (Tekon TNS) (25 tahun)

5. Ibnu Yudistira Hendrawan (Tekon TNS) (26 tahun)

6. Umroatus Sholikhah (Wiraswasta) (25 tahun)

7. Mansyah (Manggala Agni TNS) (27 tahun)

Menurutnya, korban terakhir ditemukan pada Senin (9/3/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Ada total 27 penumpang dalam kapal tersebut dan 20 orang dinyatakan selamat.

"Jadi dari kapal speedboat TNI itu ada 19 orang, kemudian yang speedboat Kehutanan itu 8 orang, jadi totalnya 27 (penumpang). Dari 27 itu meninggalnya 7, yang selamat 20," kata Hendra.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi antara Long Boat L300 milik Dinas Kehutanan dengan Kapal Speedboat milik TNI AD di Sungai Sabangau Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, pukul 12.00 WIB.

Kecelakaan tepatnya terjadi di tikungan murung yang masuk wilayah Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya.

Speedboat TNI AD berisi tim survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dipimpin oleh Dansubsatgas Pam VVIP Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono.***

 


Source   : Detik.com / Editor  : Van Hallen  

 

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait