Home / Puspen TNI / Gerakan Sejuta Pohon, Panglima TNI-Kapolri Tanam Pohon di Cikeas

Gerakan Sejuta Pohon, Panglima TNI-Kapolri Tanam Pohon di Cikeas

Gerakan Sejuta Pohon, Panglima TNI-Kapolri Tanam Pohon di Cikeas
Puspen TNI For oketimes.com
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, SIP bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis MSi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Munardo, Bupati Bogor Ade Yasin SH MH dan penggiat lingkungan hidup Iwan Fals melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, bertempat di Pusat Latihan Brimob Polri Cikeas Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/01/2020).

Bogor, Oketimes.com - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, SIP bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis MSi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Munardo, Bupati Bogor Ade Yasin SH MH dan penggiat lingkungan hidup Iwan Fals melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati  Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, bertempat di Pusat Latihan Brimob Polri Cikeas Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/1/2020).

Gerakan Penanaman sejuta Pohon untuk penghijauan yang digagas oleh Kapolri tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Pada acara gerakan penanaman sejuta pohon tersebut, Panglima TNI secara simbolik menanam pohon Merbau dan Kapolri menanam pohon Eboni.

Selain melaksanakan penanaman pohon Panglima TNI juga menyerahkan bibit pohon Merbau kepada Kepala Desa Ciangsana,  sedangkan Kapolri menyerahkan bibit pohon Eboni kepada Kepala Desa Cikeas Udik.

Sebanyak 2020 pohon berhasil ditanam dikomplek Pusat Latihan Brimob Polri pada peringatan hari lingkungan hidup dan 1.148.217 pohon di seluruh Indonesia.***


Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.