Legislator Riau Minta Pemko Tutup Tempat Hiburan Malam yang Buka Saat Pandemi Covid-19

Zukri Misran, Wakil Ketua DPRD Riau.

Pekanbaru, Oketimes.com - Wakil Ketua DPRD Riau Zukri Misran meminta Pemerintah Kota Pekanbaru, agar membatalkan kebijakan memberikan izin pembukaan tempat hiburan malam ditengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui masyarakat saat ini. Menurutnya, kebijakan tersebut bisa sangat beresiko besar.

"Kami minta Pemko menutup saja tempat hiburan yang buka selama pandemi covid-19 ini. Kita tidak ingin muncul klaster Covid-19 yang baru bila tempat hiburan ini dibuka," kata Zukri Misran yang juga Ketua DPD PDIP Riau itu, didampingi Ketua DPC PDIP Pekanbaru, Robin P Hutagalung, Kamis (4/6/2020) di Pekanbaru.

Dikatakan Zukri, tidak ada jaminan bahwa Covid-19 dapat diantisipasi di tempat hiburan, meski tempat hiburannya sudah menjalani protokol kesehatan.

"Meski tempat hiburan itu beroperasi dengan aturan protokol kesehatan covid-19 atau New Normal, itu tidak menjamin covid-19 aman di tempat hiburan. Bahkan sebenarnya di tempat hiburan itu, sangat rentan, karena disana tempat berkumpulnya banyak orang yang ingin menikmati hiburan malam," ulas Zukri.

"Yang menjadi pertanyaan penting lagi, siapa yang mengawasi tempat hiburan itu menjalankan protokol kesehatan dengan benar," tukas Zukri.

Sementara itu, Robin P Hutagalung mengatakan dibukanya tempat hiburan malam dengan alasan ekonomi, sepertiya kurang tepat untuk membuka tempat hiburan di musim pandemi covid-19 ini.

"Yang mesti dipikirkan itu, adalah dampak ekonomi pengunjung. Dalam kondisi prihatin ekonomi sekarang, sebaiknya pemerintah mengawal, agar masyarakat mengeluarkan uang itu untuk kebutuhan pokok, bukan malah membuka ruang masyarakat mengeluarkan untuk hal yang berpeluang mubazir," sebut Robin.

Masih menurut Robin, di tempat hiburan itu ada juga yang membuka permainan bola ketangkasan. "Dampak game bola ketangkasan ini, sangat tidak baik pada masa pandemi ini. Sedangkan masa normal saja banyak dampak buruknya terhadap game ini, apalagi saat kondisi ekonomi sekarang, bisa makin parah dampak buruk game ketangkasan ini," pungkas Robin.***


Reporter   : Richarde   / Editor  : Cardova

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait