Dugaan Gratifikasi Proyek MY Bengkalis, KPK Limpahkan Berkas AMU ke JPU

Usai menjalani pemeriksaan, penyidik KPK, menggiring tersangka korupsi proyek Multi Years tahun 2017-2019 proyek Jalan Duri-Sei Pakning Kabupaten Bengkalis, Riau, Amril Mukminin ke Rutan KPK Kelas I Jakarta Timur Kamis (6/2/2020) malam.

Jakarta, Oketimes.com - Setelah menjalani proses penyidikan yang cukup panjang, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menlimpahkan berkas perkara terdakwa Amril Mukminin Bupati Bengkalis atas kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek multiyears Pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kamis 4 Juni 2020.

"Hari ini (4/6/2020) penyidik KPK melaksanakan Tahap II (Penyerahan Tersangka dan barang bukti) kepada Tim JPU, untuk Tersangka / Terdakwa Amril Mukminin (Bupati Bengkalis) dimana sebelumnya berkas perkara atas nama Tersangka telah dinyatakan lengkap," Plt Jubir Penindakan KPK, Ali Fikri, dalam keterangan tertulisnya yang diterima oketimes.com pada Kamis 4 Juni 2020 sore.

Dijelaskan Ali Fikri, penanahanan AMU akan dilanjutkan kembali oleh JPU selama 20 hari kedepan, terhitung mulai 4 Juni 2020 sampai dengan 23 Juni 2020 di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK di Gedung Merah Putih.

"Tim Jaksa, dalam jangka waktu 14 hari kerja, akan segera melaksanakan pelimpahan berkas perkara di PN Tipikor," papar Ali Fikri.

Sedangkan untuk pelaksanaan proses persidangan lanjut Ali, JPU akan mengagendakan dan berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru.

Menurunya, selama proses penyidikan, KPK telah melakukan pemeriksaan sebanyak 63 saksi yang diantara dari pihak swasta maupun dari Pemkab Bengkalis.***


Assorted    : KPK-RI   / Editor  : Van  Hallen

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait