Home / Puspen TNI / TNI Bantu Distribusikan APD ke Berbagai Daerah

TNI Bantu Distribusikan APD ke Berbagai Daerah

TNI Bantu Distribusikan APD ke Berbagai Daerah
Komunikasi Publik Gugus Tugas Covid-19: Kolonel Inf Kristomei Sianturi
Langkah cepat prajurit TNI yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terlihat dalam membantu Pemerintah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) ke berbagai daerah.

GTPP Covid-19, Oketimes.com - Langkah cepat prajurit TNI yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terlihat dalam membantu Pemerintah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) ke berbagai daerah.

Tujuan pendistribusian ini dilakukan guna membantu mengatasi keterbatasan APD bagi tenaga medis yang berjuang menangani pasien Covid-19. Sebab APD hanya bisa dipakai sekali dan harus langsung dihancurkan guna mencegah penularan.

Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak maupun sebagai langkah preventif pencegahan penyebaran Covid-19 di berbagai daerah.

Data yang dihimpun dalam Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 hingga tanggal 2 April 2020 tercatat 352.450 APD yang telah didistribusikan ke 34 Provinsi yang ada di Indonesia.

APD dianggap sangat penting untuk digunakan sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO menerbitkan sejumlah rekomendasi bagi petugas medis dalam menangani pasien yang terduga terinfeksi virus corona atau positif Covid-19.

Kontribusi TNI bekerja sama dengan berbagai elemen dalam membantu menangani Virus Corona diharapkan dapat membantu percepatan penanganan Covid-19.***
 

Autentikasi: Komunikasi Publik Gugus Tugas Covid-19: Kolonel Inf Kristomei Sianturi.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.