Home / Hukrim / Kemhukam Riau Berikan 598 Napi Remisi Nataru

Kemhukam Riau Berikan 598 Napi Remisi Nataru

Kemhukam Riau Berikan 598 Napi Remisi Nataru
Int
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Sebanyak 598 Narapidana disejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Riau, mendapatkan remisi perayaan Natal 2019 dari Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau. Dari total warga binaan yang mendapat remisi, satu diantaranya bisa langsung menghirup udara bebas.

"Dari 598 narapidana dewasa dan anak yang mendapatkan remisi Natal, Satu napi bisa langsung bebas," kata Kasubbag Humas Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau, Ecky Fajrian Edy kepada wartawan pada Senin (23/12/2019).

Remisi ini sambung Ecky, berlaku pada saat natal yakni 25 desember 2019. Menurutnya, dari seluruh Lapas dan Rutan, warga binaan Lapas Kelas II Bangkinang paling banyak mendapatkan pemotongan masa tahanan tersebut.

"Lapas Kelas II A Bangkinang itu 107 warga binaan mendapat remiai, diikuti Lapas Kelas II Pekanbaru, yakni berjumlah 103 orang," ungkapnya.

Selanjutnya ada di Lapas Kelas II A Bengkalis 81 orang, Rutan Kelas I Pekanbaru 76 orang, Lapas Kelas II B Pasir Pengaraian 70 orang, lalu di Lapas Kelas II A Bagansiapiapi ada 39 orang.

Kemudian, lanjut Ecky, remisi juga diberikan pada 33 orang di Rutan Kelas II B Dumai, Rutan Kelas II B Rengat 26 orang dan Rutan Kelas II B Siak Sri Indrapura 26 orang.

"Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru 12 orang, Lapas Kelas II B Tembilahan 11 orang dan Lapas Kelas II B Taluk Kuantan 8 orang. Serta di Lapas Kelas II B Selat Panjang, Lapas Perempuan Kelas II A Pekanbaru dan Lapas Terbuka Kelas III Rumbai, masing-masing terdapat 2 orang," pungkasnya.***


Reporter   : Richarde
Editor        : Cardova

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.