Home / Pemerintahan / Usai Jalan Tol, Pemprov Gesa Pembangunan Jalur Kereta Api di Riau

Usai Jalan Tol, Pemprov Gesa Pembangunan Jalur Kereta Api di Riau

Usai Jalan Tol, Pemprov Gesa Pembangunan Jalur Kereta Api di Riau
Ist
ILustrasi

Pekanbaru, oketimes.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, terus berbenah dalam pengembangan infrastrukturnya. Setelah progres Tol Pekanbaru-Dumai, kini kelanjutan pengembangan jalur rel kereta api (rail way) yang akan digesa proses dan tahapannya.

Guna menindaklanjuti program tersebut, Gubernur Riau Syamsuar, menginstruksikan Dinas Perhubungan provinis untuk kembali berkoordinasi dengan Kementerian terkait. Sehingga dapat diketahui progresnya, tahapan dan kendala terkait rencana kelanjutan Pembangunan Rail Way.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Taufiq OH mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait.

"Sudah kita koordinasikan, Pak Gub sudah memerintahkan kami untuk melakukan koordinasi kembali dengan kementerian terkait, mengenai pembangunan rel kereta api di daerah Riau," ujarnya Minggu (25/08/19).

Selain progres dan tahapan, pihaknya juga mempersiapkan untuk mencarikan solusi pada kendala teknis. Dimana beberapa persoalan yang mungkin dihadapi adalah masa Penetapan Lokasi (Penlok) sudah habis untuk wilayah Dumai. Sementara pembebasan lahan masyarakat belum rampung.

Ditambah lagilanjut Taufik, proses anggaran untuk pembebasan lahan menjadi tanggung jawab pihak kementerian terkait. Untuk itu dilakukan sinergitS dan koordinasi bersama pihak-pihak terkait di tingkat pusat.

Poin ini dikarenakan, pengembangan rail way, merupakan salah satu proyeksi strategis nasional.

"Kita harapkan dengan sinergitas tersebut, langkah pengembangan rail way di Riau dapat berjalan dan mendukung pengembangan infrastruktur daerah," pungkas mantan pejabat Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru itu, meyakinkan.***


Reporter   : Richarde
Editor        : Cardova     

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.