Bencana Kabut Asap Memakan Korban Jiwa di Pelalawan

PELALAWAN, oketimes.com- Meskipun data pasien yang mengidap sejumlah penyakit akibat kabut asap yang ditangani oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih di Pangkalan Kerinci pada bulan Februari 2014 lalu tergolong kecil. Hanya saja  satu orang pasien yang ditangani pihak RSUD Selasih telah meninggal dunia akibat penyakit yang timbul dari kabut asap saat ini.

" Nama pasien berinisial A alamat rantau baru diagnosa effusi pleura yakni kanker paru dan pneumonia. Dirawat selama 5 hari dan meninggal dunia tanggal 4 Februari 2014. Pasien ini memang sudah kronis penyakit paru-paru basah yang dideritanya. Ditambah dengan kondisi kabut asap tentunya akan tambah berbahaya," kata Direktur RSUD Selasih dr. Ahmad Krinen didampingi Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Selasih, drm. Surya Kencana kepada wartawan, Rabu (5/2) siang.

Menurut Ahmad Krinen, paling tidak cuma 5 pasien saja akibat asap yang berobat ke RSUD Selasih. Padahal penderita akibat kabut asap di Kabupaten Pelalawan jumlahnya sudah mencapai 2600 kasus.

"Kondisi ini  menandakan jika penyakit akibat kabut asap bisa tuntas di tingkat puskesmas," tambah Ahmad Krinein.

Dikatakan, untuk jenis penyakit seperti ISPA, pasien yang ditangani di instalasi gawat darurat (IGD) ada 6 kasus, rawat inap ada 2 kasus."Kalau Pnemonia yang dirawat di IGD 0 kasus, rawat inap 4 kasus, rawat jalan 6 kasus,  namun diantaranya 1 orang meninggal dunia,"sebutnya.

Sebut Ahmad Krinen lagi, sedangkan jenis penyakit Asma yang tangani di IGD ada 8 kasus, rawat inap 4 kasus, rawat jalan 25 kasus. "Ditambah pasien Konjungitis, yang ditangani di IGD ada 1 kasus, rawat inap 0 kasus dan rawat jalan sebanyak 24 kasus,"jelasnya.(IJUL)

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait