Home / Celeb / Lecehkan Marga Latuconsina, Andre Taulany dan Rina Nose Dilapor ke Polda Metro Jaya

Lecehkan Marga Latuconsina, Andre Taulany dan Rina Nose Dilapor ke Polda Metro Jaya

Lecehkan Marga Latuconsina, Andre Taulany dan Rina Nose Dilapor ke Polda Metro Jaya
(suara.com)
Komedian Sule bersama Parto Patrio, Rina Nose, Denny Cagur dan Andre Taulany bersama-sama mengunjungi Nunung di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).

Jakarta, Oketimes.com - Diduga cemarkan nama baik marga Latuconsina, dua komedian ternama Andre Taulany dan Rina Nose, harus berhadapan dengan pihak berwajib, setelah keduanya dilaporkan atas tuduhan pencemaraan nama baik.

Andre dan Rina resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena lawakan di acara Sahur di NET TV, pada tanggal 17 Mei 2020. Keduanya dituduh telah menghina marga Latuconsina. Laporan terhadap keduanya sudah beredar di akun gosip.

Pelapor adalah seorang advocat bernama Ruswan Latuconsina dengan nomor laporan TBL/2880/V/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 18 Mei. Warga Jakarta Selatan itu, melapor atas nama Keluarga Besar Latuconsina.

Dari potongan video saat acara Sahur NET TV tersebut, baik Andre dan Rina saling memberi tebakan dengan tema Prilly Latuconsina.

"Artis apa yang ada saat di undangan? Prilly Latucondangan," sebut Andre.

Lantas Rina menimpali. “Artis apa yang pada saat tertentu merasa kesakitan? Prilly Latucontraksi," sebutnya yang disambut gelak tawa.

Kasus tersebut merupakan pertama kali mencuat saat seorang pengguna Facebook dengan nama Ustadz Arsal Tussikal, mengangkat video ini. Dia mengaku kecewa dengan kelakukan Andre dan Rina.

"Orang-orang dengan kapasitas seperti Andre Taulany dan Rina Nose ini tidak lagi dipakai di acara nasional, karena mereka tidak ada adabnya. Karena lebih suka menghina orang lain," pungkasnya.***

 

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.