Home / Lingkungan / Cegah Covid-19, Disperindag Pekanbaru Tutup Pasar Kaget

Cegah Covid-19, Disperindag Pekanbaru Tutup Pasar Kaget

Cegah Covid-19, Disperindag Pekanbaru Tutup Pasar Kaget
Ist
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Kurangnya kesadaran warga yang mengabaikan imbauan pemerintah untuk berdiam diri di rumah dan menerapkan social distancing, guna memutus rantai penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) terus dilakukan.

Salah satunya, Senin 30 Maret 2020, Pemerintah Kota Pekanbaru, lewat Disperindag kota bersama aparat kecamatan akan menertibkan pasar kaget yang masih buka di tengah wabah virus corana. Para pedagang diminta untuk tidak menggelar dagangannya di pasar kaget.

Hal itu dilakukan Pemko Pekanbaru, guna meminimalisir penyebaran Covid-19, karena pasar kaget menjadi salah satu tempat kerumunan massa dan berpotensi menjadi tempat penyebaran virus.

"Mulai Senin, kami akan bekerja sama dengan pihak kecamatan untuk menertibkan beberapa titik lokasi pasar kaget di Pekanbaru," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Minggu (29/3/2020) siang.

Meski begitu, Disperindag masih bersikap persuasif kepada para pedagang dan masyarakat untuk tidak berkumpul dan berdagang, sembari menyebutkan sudah menyebarkan surat imbauan untuk pemberhentian operasional pasar kaget di Pekanbaru.

"Saat ini tolong stop dulu, mari kita sama-sama menjaga," imbau Ingot.

Agar pedagang tidak kehilangan mata pencaharian, pedagang pasar kaget membuka layanan delivery saja, "Kalau banyak alasan lagi, silahkan bergabung ke pasar tradisional resmi pemerintah. Insya Allah tertampung, di pasar resmi bisa terkontrol, selain itu juga ada fasilitas seperti wastafel untuk kenyamanan pembeli dan pedagang," terang Ingot.

Ingot juga menegaskan, penutupan itu bukan terkait izin pasar yang memang tidak resmi. "Dalam konteks ini, menghindari kerumunan massa, saya tegaskan pasar kaget tetap ilegal," kata dia.***


Reporter   : Richarde  / Editor  : Cardova 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.