Home / Peristiwa / Jumlah OPD Covid-19 Riau Bertambah Jadi 5.436 orang

Jumlah OPD Covid-19 Riau Bertambah Jadi 5.436 orang

Jumlah OPD Covid-19 Riau Bertambah Jadi 5.436 orang
Ist
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Hingga Sabtu 27 maret 2020, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 di Riau, terus bertambah menjadi 5.436 orang.

Dilansir dari websete corona.riau.go.id, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Riau juga bertambah jadi 85 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan positif masih tercatat Satu orang. Meningkatnya jumlah ODP ini tidak terlepas dari adanya pemulangan TKI dari malaysia ke Riau.

Menyikapi peningkatan ODP dan PDP ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan beberapa langkah. Salah satunya penambahan tiga Rumah Sakit penanganan covid-19.

"Hari ini kita ada meninjau tiga rumah sakit dalam rangka nanti untuk menampung pasien Corona. Karena sekarang ada peningkatan PDP walaupun hasilnya belum tahu positif atau negatif," Gubri Syamsuar didampingi Wali Kota Pekanbaru Fidaus, Ketua Tim Medis Covid Riau Indra Yopi dan OPD Pemprov Riau di sela peninjauan

Karena itu, menurutnya pemerintah perlu mempersiapkan RS tambahan. Karena penambahan RS ini diharapkan dapat membantu penanganan pasien, walaupun saat pemerintah sudah mendapat dukungan RS swasta.

"Tapi kondisi sekarang kondisi PDP sudah lebih 70-an (85 orang), makanya dengan adanya RSUD Madani, RSJ Tampan dan RS Tentara sangat membantu penanganan warga yang terinfeksi virus Corona," ujarnya.

Gubri juga mengatakan, penambahan tiga RS itu karena saat ini 6.800 rapid test sudah datang untuk pemeriksaan cepat ODP dan tenaga medis, sehingga nanti bisa diketahui mana yang terpapar virus Corona.

"Rapid test sudah datang, dalam beberapa hari kita sudah tahu hasilnya. Tentu kami harap penambahan RS ini menambah kekuatan seandainya pasien harus dirawat di rumah sakit," tukasnya.***


Reporter   : Richarde   / Editor  : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.