Home / Pemerintahan / Gubri Tinjau APD Covid-19 Bantuan Pusat

Gubri Tinjau APD Covid-19 Bantuan Pusat

Gubri Tinjau APD Covid-19 Bantuan Pusat
Biro Adpim Setdaprov Riau For oketimes.com
Gubernur Riau H Syamsuar, meninjau Alat Pelindung Diri (APD) dan Rapid Test atau alat pendeteksi cepat untuk penanganan virus Corona (Covid-19), di Gedung UPT Instalansi Farmasi dan Logistik Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sabtu, (28/03/2020).

Pekanbaru, Oketimes.com - Gubernur Riau H Syamsuar, meninjau Alat Pelindung Diri (APD) dan Rapid Test atau alat pendeteksi cepat untuk penanganan virus Corona (Covid-19), di Gedung UPT Instalansi Farmasi dan Logistik Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sabtu, (28/03/2020).

Turut ikut dalam tinjauan ini, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Yan Prana Jaya, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Cahirul Riski, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes), Mimi Yuliani Nazir, Direktur Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi.

Syamsuar mengatakan, APD dan Rapid Test, telah sampai di Riau semenjak kemarin, dan semenjak malam kemarin juga sudah di distribusikan ke Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.

"Jumlah Rapid Test totalnya 6.800 buah dan akan dibagikan ke Kabupaten/Kota se Riau, dan ini akan digunakan terutama bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP)," ungkapnya.

Gubri juga mengatakan, APD dan Rapid Test juga akan dibagikan kepada setiap petugas kesehatan sebanyak 4.400 buah se-Kabupaten/Kota di Riau. "Selain itu kita juga memiliki vitamin, namun kita tidak mempunyai stok lebih, sehingga hanya kita kirim ke 5 kabupaten saja," ungkapnya

Diketahui jumlah pasien suspect Corona atau Covid-19 di Provinsi Riau, terhitung sejak 3-27 Maret 2020, totalnya mencapai 72 orang.

Dari jumlah itu, 22 orang dinyatakan negatif, sehat dan dipulangkan. Lalu, satu orang lainnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Sedangkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Riau, jumlahnya sebanyak 4.434 orang. Dengan keterangan, 57 orang selesai pemantauan dan 4.377 orang masih dalam proses pemantauan.***


Reporter   : Richarde  / Editor : Cardova   

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.