Home / Peristiwa / Kerusakan Badan Jalan Pemuda Tampan dan Tirta Payung Sekaki Butuh Sentuhan Pemerintah

Kerusakan Badan Jalan Pemuda Tampan dan Tirta Payung Sekaki Butuh Sentuhan Pemerintah

Kerusakan Badan Jalan Pemuda Tampan dan Tirta Payung Sekaki Butuh Sentuhan Pemerintah
Disediakan oketimes.com
Kondisi kerusakan badan jalan di Jalan Pemuda hingga Jalan Pemuda Ujung Kelurahan Tirta dan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Selasa (28/1/2020) sore.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kerusakan badan jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer di Jalan Pemuda Kelurahan Tampan dan Tirta Siak Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, khususnya Pemko Pekanbaru, lewat Dinas PUPR.

Desakan perbaikan jalan tersebut, sudah lama disampaikan warga setempat kepada Pemko Pekanbaru, mulai dari pihak Kelurahan Tampan hingga Tirta Siak Payung Sekaki selama ini. Akan tetapi permintaan seakan tidak dipedulikan oleh pemerintah setempat.

Kekecewaan warga itu, sempat diluapkan warga dengan membuat pamlet peringatan keras yang dialamatkan ke Pemko Pekanbaru, mulai dari membuat pamplet tulisan 'disini ada kolam, silahkan memancing ikan gratis' dan bahkan menam pohon pisang ditengah badan jalan yang rusak tersebut.

"Warga disini sudah pada kesal melihat kondisi badan jalan yang rusak yang tak kunjung diperbaiki pemerintah," kata Ajo (55) warga Jalan Pemuda Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Selasa (28/1/2020) sore.

Ajo yang juga mengaku sebagai Ketua RT setempat, sudah tidak habis pikir melihat lambatnya perhatian pemko Pekanbaru, untuk menanggapi keluhan masyarakat atas kerusakan badan jalan tersebut selama.

"Kesal saya mas, katanya kota Pekanbaru Kota menuju Smart City, apanya yang smart city? memperbaiki jalan rusak saja yang sudah puluhan tahun tidak beres hingga kini," tukas Ajo kesal.

Ia juga mengungkapkan selama kerusakan badan jalan tersebut selama ini, tidak sedikit pengguna jalan sering terjadi kecelakaan, karena lubang jalan yang menganga tidak diperbaiki.

"Saya saja sudah hampir tiap hari melihat orang disini terjatuh dan bahkan terjadi kecelakaan akibat kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki ini," ungkap Ajo.  

Hal senada juga disampaikan salah satu tokoh masyarakat Jalan Pemuda yang tidak ingin disebutkan jati dirinya, dengan mengatakan semestinya melihat kondisi kerusakan jalan tersebut, pihak pemko atau Dinas PUPR Pekanbaru, harus mengambil tindakan cepat untuk segera memperbaiki jalan itu.

"Karena kondisi badan jalan disini sudah dikatagorikan rusak parah, akibat sudah menahun tidak mendapatkan perawatan," ungkap tokoh masyarakat tersebut kepada oketimes.com di lokasi badan jalan yang rusak itu.

Menurutnya, kerusakan badan tersebut sudah lama berlangsung, yakni semenjak badan jalan diaspal hotmix pada beberapa kurang lebih 7 atau 8 tahun lalu. Sementara kondisi badan jalan disini sempit dan drainase badan jalan banyak yang rusak.

"Ditambah lagi, kendaraan truk besar tiap hari melintas atau lalu lalang di sini, sehingga sering macet juga kalau hari sibuk warga," paparnya.

Ia juga mengungkapkan, selama kondisi badan jalan tersebut mengalami kerusakan, hanya beberapa tokoh masyakat setempat yang mau peduli untuk memperbaiki jalan tersebut secara swadaya bersama pemuda dan warga setempat.

"Warga peduli memperbaiki jalan tersebut, karena seringnya warga mengalami kecelakaan dan terjatuh akibat kerusakan badan jalan," ungkap tokoh masyarakat itu.

Meski begitu, dirinya tetap berharap ada perhatian pemerintah atau stakeholder terhadap kondisi badan jalan rusak tersebut. Apalagi jumlah penduduk di dua kelurahan tersebut cukup tinggi selama ini memberikan kontribusi kepada pemerintah.

"Mulai membayar pajak kendaraan bermotor, retribusi dan lainnya mereka menyanggupinya kepada pemerintah, kok jalan rusak tidak juga diperbaiki ada apa," pungkasnya heran.***


Reporter   : Richarde
Editor        : Cardova               

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.