Larangan Mencuci dan Membuang Sampah Juga Tidak Dibenarkan

Imlek 2020, Enam Belas Fakta Unik Tahun Baru China Ini, Perlu Anda Ketahui Lho!

ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Imlek 2020 atau Tahun Baru China, merupakan perayaan penting bagi masyarakat Tionghoa. Dalam kalendar China, 2020 merupakan Tahun Tikus Logam.

Peringatan Tahun Baru China atau sering disebut Imlek tahun ini akan jatuh pada hari Sabtu, 25 Januari 2020, mendatang. Dibalik itu semua, ternyata ada 16 fakta unik terkait Tahun Baru Imlek 2020 ini.

Satu dari 16 fakta tersebut, yakni adanya tentang larangan untuk mencuci, membuang sampah, dan menyapu.

Untuk lebih lengkapnya, berikut disajikan 16 fakta unik terkait Imlek yang dirangkum dari chinahighlights, seperti dilansir oketimes.com dari tribunnews.com pada Senin (20/1/2020).

1. Waktu untuk Berdoa pada Dewa Panen

Sebagian masyarakat China bekerja di bidang agraris. Sehingga, Tahun Baru China secara tradisional adalah waktu untuk berdoa kepada dewa panen. Hal itu bertujuan agar hasil panen tahun depan lebih besar.

Mungkin sedikit berubah, namun berdoa masih dilakukan dan dianggap sebagai kegiatan paling penting selama tahun baru Imlek.

2. Tanggal Tahun Baru China berubah setiap tahun

Tahun Baru China 2020 akan jatuh pada Sabtu 25 Januari dan Perayaan imlek akan berlanjut selama 16 hari. Waktu Tahun Baru China ditentukan oleh Kalender Bulan. Hari Tahun Baru Imlek adalah hari pertama kalender bulan Tiongkok.

Tanggal berbeda setiap tahun pada kalender Gregorian (digunakan secara internasional), tetapi selalu antara 21 Januari dan 20 Februari.

3. Disebut Festival Musim Semi

Meskipun jatuh pada musim dingin, orang China menyebut liburan Imlek sebagai Festival Musim Semi. Istilah 'Start of Spring' dalam kalender matahari tradisional dianggap sebagai akhir dari musim dingin dalam kalender China tradisional.

4. Setiap tahun memulai dengan zodiak hewan baru

Terdapat 12 hewan dalam zodiak China. Secara berurutan ke-12 zodiak tersebut yakni adalah Tikus, Sapi, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi. Untuk tahun ini, zodiaknya yakni tikus.

5. Dirayakan selama 16 hari

Secara tradisional, 16 hari dari Malam Tahun Baru China hingga Festival Lentera masing-masing memiliki kegiatan perayaan khusus.

Pada malam 15 di bulan lunar pertama (8 Februari 2020) keluarga akan berkumpul. Mereka berkumpul untuk makan malam dan pergi keluar untuk melihat kembang api dan cahaya lentera.

6. Amplop merah

Orang China suka warna merah.

Memberi amplop merah adalah cara untuk mengirim ucapan selamat dan keberuntungan (serta uang). Amplop merah diberikan dari yang lebih tua ke yang lebih muda. Dari bos ke karyawan, dan dari pemimpin ke bawahan.

7. Amplop Merah Elektronik

Sudah menjadi hal populer untuk mengirim amplop merah kepada keluarga dan teman-teman secara elektronik. Satu cara yakni melalui WeChat, aplikasi chat paling populer di Tiongkok.

Menjelang Tahun Baru Imlek, kolega-kolega akan saling mengirim amplop merah yang nilainya kecil tetapi merupakan tanda penghargaan yang penting.

8. Penuh dekorasi warna merah

Merah merupakan warna keberuntungan di Tiongkok. Warna ini mewakili banyak hal positif seperti kebahagiaan, keindahan, vitalitas, keberuntungan, kesuksesan, dan keberuntungan.

Terlepas dari amplop, dekorasi dan pegas tergantung di luar rumah orang berwarna merah. Selain itu lentera dan potongan kertas merah bisa dilihat di mana-mana.

9. Migrasi tahunan terbesar di dunia

Bagi orang Tionghoa, bagian terpenting Festival Musim Semi China adalah menikmati makan malam bersama keluarga. 200 juta orang Tiongkok Daratan melakukan perjalanan jauh dan diperkirakan ada 3,5 miliar perjalanan di Tiongkok.

Puluhan juta orang bepergian di negara lain, ini menjadikan China New Year sebagai migrasi manusia tahunan terbesar di dunia yang dikenal sebagai Spring Festival Travel Rush.

10. Acara TV paling banyak ditonton di dunia

Pada Malam Tahun Baru China, sebagian besar orang menonton acara Malam Tahun Baru di televisi nasional. Acara TV ini melibatkan banyak selebritas Tiongkok membawakan lagu dan tarian.

11. Dilarang mencuci, menyapu, atau membuang sampah

Selama periode Tahun Baru Cina, ada banyak takhayul satu di antaranya yakni tidak boleh mencuci, menyapu, atau membuang sampah.
Mencuci rambut atau pakaian tidak diperbolehkan pada hari pertama karena dianggap 'membasuh kekayaan' di awal tahun.
Menyapu dan membuang sampah melambangkan menghapus keberuntungan dari rumah. Jadi orang-orang tidak melakukannya.

13. Tidak boleh memberi kado berisi pir dan cermin

Ada takhayul terkait hadiah yang dilarang diberikan selama periode Tahun Baru China. Buah pir dianggap tabu karena dalam bahasa China terdengar sama seperti kata 'berpisah'. Cermin diyakini dapat menarik hantu jahat. Banyak yang meyakini akan menjadi pertanda buruk jika menemui cermin pecah.

14. panggung kembang api terbesar di dunia

Banyak kembang api akan menyala di China sekitar tengah malam mulai Tahun Baru Imlek. Kembang api digunakan untuk menakuti roh-roh jahat. Kebanyakan orang Tiongkok percaya bahwa kilatan dan ledakan petasan dan kembang api akan menakuti setan dan hantu jahat.

15. Larangan menyalakan kembang api

Terkait masalah polusi dan keselamatan, banyak kota besar di China melarang orang untuk menyalakan kembang api mereka sendiri di dalam kota atau dalam parameter tertentu dari kota itu. Pemerintah berusaha mendorong orang untuk menghadiri pameran kembang api resmi.

16. Pasangan palsu

Tahun Baru China adalah waktu yang menyenangkan bagi kebanyakan orang, namun tidak berlaku bagi para lajang di atas usia perkawinan normal. Bagi para lajang "tua", orang tua sangat cemas.

Jadi, Malam Tahun Baru akan dianggap parah para lajang karena selalu muncul interogasi yang memalukan.

Orang tua yang putus asa, bahkan mengatur kencan untuk anak lajang mereka. Untuk mengatasi masalah ini, muncul solusi menarik namun konyol. Solusi tersebut yakni dengan menyewa pacar. Ada situs web dan agen khusus dalam bisnis ini. Harganya sekitar 100 yuan (16 USD) sehari.


Source   : Chinahighlights & Tribunnews.com  
Editor     : Van Hallen

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait