Home / Parlemen / Cek Pelayanan PDAM Ujung Batu, Wakil Ketua Komisi III Kaget Lihat Kinerja Karyawan

Cek Pelayanan PDAM Ujung Batu, Wakil Ketua Komisi III Kaget Lihat Kinerja Karyawan

Cek Pelayanan PDAM Ujung Batu, Wakil Ketua Komisi III Kaget Lihat Kinerja Karyawan
Faisal
Wakil Ketua Komisi III DPRD Rohul, H Mahmud SE saat berkunjung ke kantor unit perusahaan air di Simpang Panix, Kelurahan Ujung Batu, Selasa (14/1/2020).

Ujungbatu, Oketimes.com - Wakil Ketua Komisi III DPRD Rohul, H Mahmud SE, menanggapi serius keluhan masyarakat, khusus warga Desa Ujung Batu Timur terhadap buruknya pelayanan PDAM Unit Ujung Batu, yang hampir sepekan air PAM tidak teraliri ke rumah pelanggan.

"Kami datang ke kantor PDAM Ujung Batu ini, guna memastikan apa yang menjadi kendala mereka (pihak PDAM). Sebab, warga mengadu ke kami, sudah sepekan air tidak hidup," kata H Mahmud SE menjawab wartawan, Selasa (14/1/2020), usai berkunjung ke kantor unit perusahaan air di Simpang Panix, Kelurahan Ujung Batu.

Pada saat kunjungan itu, H Mahmud sempat berbincang dengan dua orang karyawati yang saat itu berada di kantor. Pada saat mengecek daftar hadir pegawai/honorer disana, hanya ada 3 orang saja yang mengisi daftar hadir dari total 9 orang pegawai maupun teknisi yang terdaftar.

Sedangkan pimpinan, yang dilihat dari daftar hadir bernama Muhammad Arif tidak ditemui di kantor. Dimana, menurut seorang karyawati disana, pimpinan tengah berada di Pasir Pengaraian. "Pak kepala sedang di Pasir Pengaraian sedang ada urusan," kata salah seorang karyawati.

Tidak sampai disitu, dirinya juga kaget begitu melihat salah seorang yang diketahui sebagai teknisi mesin masih tidur disalah satu ruangan pada saat jam kerja.

"Miris kita melihat kinerja mereka, bagaimana mau baik pelayanan, kalau jam kerja digunakan tidur. Kita tidak ingin hal serupa terulang. Kita minta agar mereka meningkatkan kedisiplinan, sebab masyarakat menunggu air, yang menjadi kebutuhan utama, terutama di Desa Ujung Batu Timur," tegas H Mahmud kepada teknisinya.

Disana, Ketua DPD PKS Rohul itu juga menanyakan terkait penyebab air tidak hidup hingga sepekan. Menurut informasi dari operator mesin PDAM, selain kurangnya pasokan minyak solar, juga mesin mengalami kendala kerusakan di bagian injeksi.

"Alasan mereka yang kami terima, bahwa penyebab air tidak hidup diakibatkan kekurangan minyak solar, kemudian injeksi mesin diesel bermasalah," ungkap H Mahmud.

Dirinya mempertegas akan membawa persoalan ini ke kabupaten dengan memanggil instansi terkait. "Kita akan carikan solusi. Bila memang minyak menjadi kendala akan kita cari jalan keluarnya. Kemudian mesin diesel PDAM ini kami rasa belum memadai jika dilihat dengan kebutuhan air konsumen aktif mencapai 400 lebih," jelasnya.

Dirinya juga meminta masyarakat agar sama-sama mengawasi kinerja PDAM ini. Menurut informasi yang ia terima, waktu beroperasi air PAM ini selama 10 jam, dimulai pukul 05.30 Wib atau selepas sholat Subuh hingga pukul 15.00 WIB.

"Sementara stok air menurut informasi mereka sejauh ini masih aman. Sebab ada dua titik lokasi air yang diambil pertama di pusatnya Simpang Panix ini, kemudian di dekat komplek Masjid Babul Hidayah atau Masjid H Edi Jalan Ngaso," tutup H Mahmud.***


Reporter   : Faisal
Editor        : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.