Home / Hukrim / Lagi, Satgassus Trisula Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pegangkut BBM Illegal

Lagi, Satgassus Trisula Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pegangkut BBM Illegal

Lagi, Satgassus Trisula Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pegangkut BBM Illegal
Humas Bakamla (IDNCG) For oketimes.com
Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Trisula Bakamla RI bersama Kapal Patroli Catamaran 503, amankan dua kapal diduga terlibat aktifitas perdagangan BBM illegal di Perairan Tanjung Sauh, Batam, Kepri, Rabu (11/12/19).

Batam, Oketimes.com - Atas laporan masyarakat, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Trisula Bakamla RI bersama Kapal Patroli Catamaran 503, amankan dua kapal diduga terlibat aktifitas perdagangan BBM illegal di Perairan Tanjung Sauh, Batam, Kepri, Rabu (11/12/2019).

Informasi itu, disampaikan oleh Kepala Unit Penindakan Hukum (Ka UPH) Bakamla RI Laksma Bakamla Parimin Warsito, S.H., saat terjun langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu kemarin. Proses penangkapan, dilakukan di Perairan Tanjung Sauh, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (07/12/19) sekitar pukul 22.30 WIB.

Menurut Laksma Parimin Warsito, pada saat diperiksa Tug Boat (TB) BSP III sedang melakukan pengisian BBM jenis solar secara ship to ship ke KM AB tanpa dilengkapi dokumen niaga sehingga dapat diduga kapal telah melanggar Pasal 374 jo 406 KUHP atau Pasal 53 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Dari pengakuan Nakhoda TB BSP III, solar sebanyak kurang lebih 8.000 liter (8 ton) yang dijual ke KM AB berasal dari solar yang secara resmi dibeli oleh PT BSP III  dari pertamina sehingga perusahaan PT BSP III dirugikan.

Adapun kronologis kejadiannya sebagai berikut: KKM TB BSP III dihubungi oleh kru KM AB yang akan membeli solar dari TB BSP III.

Kemudian disepakati jual beli BBM, secara illegal seharga Rp 5.000/liter. Transhipment illegal dilaksanakan oleh kedua kapal yang dipergoki oleh kapal patroli Bakamla Catamaran 503 di wilayah Tanjung Sauh, Batam dan kemudian diamankan ke KN Bintang Laut dan disandarkan ke Pangkalan Bakamla Barelang.

Selanjutnya, Bakamla RI akan terus melakukan patroli rutin di wilayah perairan Kepulauan Riau dan seluruh wilayah Indonesia untuk memberantas aktifitas perdagangan BBM secara illegal yang banyak terjadi di wilayah Kepri dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hal ini dilakukan sebagai upaya Bakamla RI untuk menciptakan kondisi wilayah perairan Indonesia yang aman bagi seluruh pengguna laut dan bersih dari aktifitas illegal apapun.

Kedua kapal hasil operasi kemudian diserahkan kepada Direktorat Polairud Polda Kepri guna penyidikan lebih lanjut dan PT BSP sebagai pihak yang dirugikan telah melapor ke Ditpolair Polda Kepri.***
 

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI  Letkol Bakamla Mardiono.

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.