Home / Peristiwa / Lagi, Akses Jalan Provinsi Batu Bersurat-Muara Takus Amblas

Lagi, Akses Jalan Provinsi Batu Bersurat-Muara Takus Amblas

Lagi, Akses Jalan Provinsi Batu Bersurat-Muara Takus Amblas
Istimewa
Kondisi Jalan Batu Bersurat-Muara Takus, Kabupaten Kampar, Riau, tepatnya di STA 05+800 kembali, mengalami amblas sepanjang 50 meter, subuh Selasa, (10/12/2019).

Pekanbaru, Oketimes.com - Jalan Batu Bersurat-Muara Takus, Kabupaten Kampar, Riau, tepatnya di STA 05+800 kembali, mengalami amblas sepanjang 50 meter, subuh Selasa, (10/12/2019).

Akibatnya, jalan provinsi yang menghubungkan dua Kecamatan XIII Koto Kampar dan Koto Kampar Hulu itu, tidak bisa dilintasi kendaraan bermuatan berat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto saat dikonfirmasi mengaku, sudah menurunkan tim untuk mengecek kondisi jalan tersebut.

"Iya jalan Batu Bersurat-Muara Takus mengalami deformasi (amblas), patah subuh tadi. Sekarang tim sedang turun ke lokasi," kata Dadang, Selasa pagi.

Menurutnya, setelah dilakukan peninjaun, baru dilakukan perbaikan secepatnya. Apa lagi jalan tersebut merupakan akses penting bagi kedua kecamatan tersebut. "Segera kami lakukan perbaikan, setelah dilakukan peninjauan," ujar Dadang.

Mantan Kadis PU Kota Pekanbaru itu juga mengakui jalan tersebut sebelumnya juga pernah amblas dan sudah dilakukan perbaikan. Namun tingginya curah hujan membuat jalan tersebut mengalami kembali amblas.

"Sejak kami tangani sudah dua kali terjadi deformasi. Setelah tim turun, kami segera lakukan perbaikan. Sekarang hanya bisa dilalui kendaraan mini bus, kalau kendaraan bermuatan bisa juga, tapi tidak nyaman. Karena takut deformasinya semakin dalam, sehingga membahayakan," pungkasnya.***


Reporter    : Richarde
Editor         : Kardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.