Home / Parlemen / Anggota DPRD Riau Minta Tim Assessment Profesional Pilih Pejabat Eselon II

Anggota DPRD Riau Minta Tim Assessment Profesional Pilih Pejabat Eselon II

Anggota DPRD Riau Minta Tim Assessment Profesional Pilih Pejabat Eselon II
Int
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Legislator Riau Fraksi PKB, Ade Agus Hartanto ingatkan pada Tim Asesmen pemilihan pejabat Eselon II atau Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan pemprov untuk bekerja profesional. Pejabat yang terpilih betul-betul orang yang layak, tidak ada unsur 'balas budi' atau tim kampanye dan sebagainya.

"Kami ingatkan, seminggu lagi Tim Assessmen mau bekerja, diminta untuk profesional. Pejabat yang tetpilih betul-betul orang yang layak. Sudahlah, tinggalkan cara-cara lama. Melihat kekeluargaan, bakas budi, tim kampanye dulu dan sebagainya," kata Ketua Komisi I DPRD Riau pada awak media Kamis (05/12/2019) ketika dihubungi.

Lebih jauh disampaikan juga okeh Dapil Inhu-Kuansing ini, diminta pada Timpansel atau Tim dari Gebernur untuk betul-betul memilih dan menempatkan orang-orang yang kayak di tempat atau di pososinya. Sehingga pembangunan di Riau akan cepat berjalan.

"Kondisi kerja Kepala OPD saat ini juga jadi bahan evaluasi bagi pak Gubernur. Yang tidak bisa bekerja atau tidak capai target kegiatan, kenapa dipakai lagi," tukasnya.

Ade Agus juga minta kepada semua elemen masyarakat untuk melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap sistim pemilihan para pejabat yang dilakukan oleh Tim Asesmen ini.

Pejabat yang tidak sesuai dengan trek recordnya dengan posisi yang ditempati, bisa dilakukan komplen atau mempertanyakan sistim pemikihan yang dilakukan.

"Kamu minta semua elmen awasi ini. Karena nampak nantik dari trek recordnya," pungkas Ade Agus.***


Reporter   : Richarde
Editor        : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.