Home / Senibudpar / Jampidsus Kejagung Kagumi Istana Siak

Jampidsus Kejagung Kagumi Istana Siak

Jampidsus Kejagung Kagumi Istana Siak
Humas Pemkab Siak For oketimes.com
Bupati Siak Alfedri sambut kedatangan Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman di Istana Siak, Selasa (12/11/2019).

Siak, Oketimes.com - Bupati Siak Alfedri sambut kedatangan Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman di Istana Siak, Selasa (12/11/2019).

Kehadiran Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman didampingi Kajati Riau Uung Abdul Syakur serta Asdatun Kejati Riau dan Asintel Kejati Riau, menuju istana Asserayah El Hasyimiah yang disambut Bupati Siak Alfedri bersama Kajari Siak Aliansyah serta Kepala Dinas PUPR Irving Kahar.

Sembari berjalan menuju Istana Siak bersama romobongan, Ari Toegarisman tampak kaguma atas peninggalan sejarah kerajaan melayu Siak yang masih berdiri kokoh.

"Semuanya masih terlihat utuh dan begitu maju bangunan nya, jauh lebih maju dari sejarah yang ada disini," sebut Ari terkagum.

Dikatakannya, kehadiranuya beserta rombongan ke Siak merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Pekanbaru, yakni tugas supervisi ke kejaksaan tinggi ke daerah.

Menurunya, sebelum tiba ke Pekanbaru, ia juga sempat membaca tentang sejarah kerajaan Siak, sehingga dengan demikian menjadikan dirinya bertambah penasaran dengan Kerajaan Siak.‎

"Ternyata berbeda dari pemikiran saya yang pertama membaca, jauh luar biasa lebih indah Kerajaan Siak. Ini yang membuat saya kagum," ungkapnya.

Selain itu, dia juga berkesempatan untuk melihat benda benda peninggalan Sultan Siak yang ada di dalam istana, seperti Cermin Permaisuri, alat musik Komet, meriam besi, Peti Besi maupun benda peninggalan Sultan Siak lainnya.

Meski begiti, Bupati Siak Alfedri mengucapkan selamat datang kepada rombongan Jampidsus yang hadir saat itu. Bahkan ia sempat menjelaskan tentang Kerajaan Siak pada masa dahulu serta Kejayaan Kerajan Siak dalam membantu kemerdekaan RI.

"Sebelumnya kawasan ini merupakan bagian dari Kesultanan Siak Sri Indrapura, diawali dengan kemerdekaan indonesia, Sultan Syarif Kasim ll yang juga merupakan Sultan terakhir menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia dengan menyerahkan harta kekayaan kerajaan siak," pungkas Alfedri.‎***


Reporter    : Sule
Editor         : Cardova  

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.