Home / Politik / Sandi dan Fadli Ditawari Jadi Menteri, Apa Katanya?

Sandi dan Fadli Ditawari Jadi Menteri, Apa Katanya?

Sandi dan Fadli Ditawari Jadi Menteri, Apa Katanya?
(Aktual.co)
Fadli Zon bersama Sandiaga Uno.

Jakarta, Oketimes.com - Sikap politik Partai Gerakan Indonesia Raya, masih terus dinantikan berbagai kalangan. Apakah akan bergabung ke dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, atau tetap menjadi oposisi sebagaimana periode-periode sebelumnya.

Belakangan beredar kabar bahwa Gerindra tertarik untuk bergabung ke dalam koalisi pemerintahan. Ketertarikan itu lantas diikuti dengan isu permintaan jatah tiga menteri kepada Jokowi.

"Ya sepertinya kita memang akan minta 3 posisi kementerian di pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, tapi semua itu bergantung dengan Presiden Joko Widodo yang punya hak menyusun kabinet," ungkap Waketum Gerindra Arif Poyuono kepada Wartawan, Jumat (4/10/2019), seperti dikutip dari detik.com.

Ada tiga nama yang kabarnya disodorkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk masuk ke dalam Kabinet Kerja jilid II, yaitu eks Cawapres Sandiaga Uno dan dua Waketum, yaitu Fadli Zon dan Edhy Prabowo.

"Sandiaga, Fadli, dan Edhy Prabowo, mereka semua tokoh Gerindra yang kompeten dan cerdas kok untuk bisa membantu pemerintahan Pak Joko Widodo, yang ke depan punya tantangan dan ancaman problem besar dengan ekonomi kalau melihat situasi global dan prediksi Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya akan tumbuh di bawah 5 persen," katanya.

Ketika berkunjung ke Desa Losari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Minggu (6/10/2019), Sandiaga telah memberikan respons perihal kabar bahwa dia menjadi satu dari tiga kandidat menteri yang disorongkan Gerindra.

"Saya baru lihat berita, tapi saya sendiri belum sempat berkoordinasi dengan Pak Prabowo. Jadi itu, menurut saya belum sesuatu hal yang terkonfirmasi," katanya.

Sandi menuturkan ia selalu menyamampaikan harus mampu untuk sama-sama membangun negeri tercinta dan sebagai peserta pemilu yang belum terpilih kemarin. "Pandangan saya bahwa kita harus bisa juga ikut membangun negara, tapi dari luar pemerintahan," katanya.

Dia juga mengaku belum ada tawaran terkait kursi menteri. Kalaupun ada, Sandiaga mengaku akan berdikusi dengan Prabowo.

"Karena saya rencananya nanti akan bergabung lagi sama bersama Gerindra. Tentunya keputusan itu, akan diambil oleh Pak Prabowo," ulas Sandiaga.

Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku telah mendengar kabar Fadli Zon ditawari jabatan menteri. Namun, dia menyebut Fadli menolak tawaran tersebut.

"Yang jelas, saya dengar dari Bang Fadli, beliau tidak bersedia," kata Dahnil saat dijumpai di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (22/8/2019), seperti dikutip dari detik.com.

Ditanya apakah penolakannya tersebut adalah respons dari penawaran Jokowi, Dahnil mengaku tidak mengetahuinya. "Saya tidak tahu persis apakah ditawari atau nggak," katanya.***


Source    : Detik.com
Editor      : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.