Home / Pendidikan / Sambut Mahasiswa Baru Papua di Pekanbaru, HIMAPARI Gelar Malam Keakraban di Asrama

Sambut Mahasiswa Baru Papua di Pekanbaru, HIMAPARI Gelar Malam Keakraban di Asrama

Sambut Mahasiswa Baru Papua di Pekanbaru, HIMAPARI Gelar Malam Keakraban di Asrama
Istimewa
Foto bersama : Usai menggelar Malam Keakraban (MAKRAB), antara mahasiswa baru (maba) tahun 2019 dengan mahasiswa tingkat atas (senior) asal tanah Papua, Himpunan Mahasiswa Papua Riau (HIMAPARI), Foto Bersama dengan Mahasiswa/i, Sabtu 23 Agustus 2019 bertempat di Aula Asrama Universitas Negeri Riau (UNRI).

Pekanbaru, oketimes.com - Guna mempererat tali silaturahmi dan saling mengenal sesama Mahasiswa yang sedang menimba ilmu pendidikan di Perguruan Tinggi Pekanbaru, Himpunan Mahasiswa Papua Riau (HIMAPARI), menggelar acara Malam Keakraban (Makrab), antara mahasiswa baru (maba) tahun 2019 dengan mahasiswa tingkat atas (senior) yang berasal dari tanah Papua Sabtu 23 Agustus 2019 malam di Aula Asrama Universitas Negeri Riau (UNRI).

Acara makrab yang bertemakan "Satu Langkah Menuju Kebersamaan" itu, dihadiri beberapa perwakilan orang tua asal Papua yang sudah lama tinggal di Pekanbaru serta diikuti puluhan Mahasiswa asal Papua yang saat ini sedang menimba ilmu tersebar di Universitas yang ada di Pekanbaru, Riau.

Ketua HIMAPARI Thomas Tibay saat ditemui di sela-sela acara makrab itu, mengatakan acara tersebut dilakukan tidak lain untuk mempererat tali silaturahmi dan saling mengenal sesama Mahasiswa asal Papua yang sedang menimba ilmu pendidikan di Perguruan Tinggi di Pekanbaru dan baru pertama kali dilakukan HIMAPARI semenjak terbentuk pada tanggal 17 September 2017 lalu.

Menurutnya, meski baru pertama kali digelar di Pekanbaru, setidaknya kegiatan tersebut dapat memotivasi kepada para Mahasiswa yang berasal dari tanah julukan Cenderawasih itu, menjadi sarana atau wadah bagi para mahasiswa yang hendak bertukar pikiran dan saling berkomunikasi terhadap para mahasiswa yang saat ini sedang menimba ilmu di Pekanbaru, Riau.

"Setidaknya dalam wadah ini, kita bisa menjalin tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antar Mahasiswa asal Papua dan Mahasiswa lokal dari dalam dan luar provinsi riau untuk saling menghormati kultur budaya dan adat yang berada di Riau," ucap Thomas saat itu.

Dipaparkan Thomas, didalam Himpunan Mahasiswa Papua Riau ini, ada 29 Mahasiswa/i yang sudah bergabung dalam HIMAPARI yang keseluruhan anggota tersebut berasal dari provinsi Papua dan Papua Barat yang sedang menimba ilmu di beberapa Universitas di Pekanbaru, Riau pada umumnya.

"Jumlah kita saat ini ada sekitar 29 orang dalam himpunan ini, mereka saat ini sedang menimba Ilmu di Pekanbaru. Seperti di UNRI, UIR dan UIN Suska Pekanbaru," ungkap Thomas.

Meski begitu lanjut Thomas, ia berharap kepada para mahasiswa/i yang tergabung dalam HIMAPARI, agar para mahasiswa tetap bersemangat dan bersungguh-sungguh untuk mengikuti mata kuliahnya masing-masing hingga tuntas nantinya.

"Sebab jika kita berhasil menimba ilmu dengan capaian prestasi yang baik, setidaknya kita bisa mengharumkan nama alumninya dan mengharumkan tanah kelahiran kita dan berguna bagi bangsa kita dalam bingkai NKRI," harap Thomas.

Sementara itu, Yoel Barangsano selaku orang tua asuh dan pembimbing para Mahasiswa asal tanah Papua yang sudah lama menetap di Pekanbaru, menyambut baik dengan keberadaan HIMAPARI di Pekanbaru.

Karena dengan adanya kegiatan positip yang dilakukan HIMAPARI itu, setidaknya bisa mendorong para mahasiswa asal Papua tetap bersemangat menimba ilmu di Riau dan memperkuat tali silaturahmi antar sesama Mahasiswa asal Papua dan mahasiswa lainnya di provinsi Riau.

"Kegiatan seperti ini perlu kita dukung dan kita berikan masukan yang positip bagi adik-adik kita yang berasal dari tanah Papua yang saat ini sedang menimba ilmu di Riau. Semoga dengan adanya himpunan dan kegiatan seperti ini, adik-adik bisa lebih bersemangat menimba ilmu demi meraih cita-citanya kelak dan dapat mengrumkan Alumni dan tanah kelahirannya dalam bingkai NKRI," pungkas Yoel bersemangat.***

Pewarta   : Richarde

Editor       : Ndanres Area

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.