Home / Kesehatan / Kualitas Udara Kurang Baik, Diskes Pekanbaru Bagikan 40 Ribu Masker Gratis ke Warga

Kualitas Udara Kurang Baik, Diskes Pekanbaru Bagikan 40 Ribu Masker Gratis ke Warga

Kualitas Udara Kurang Baik, Diskes Pekanbaru Bagikan 40 Ribu Masker Gratis ke Warga
Istimewa
ILustrasi: Akibat kualitas udara kian memburuk di kota Pekanbaru, sejumlah kalangan masyarakat mulai mebagi-bagikan masker gratis kepada warga kota Pekanbaru.

Pekanbaru, oketimes.com - Kwatir dengan kualitas udara yang kian memburuk akibat kabut asap karhutla di Riau, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, bagikan sekitar kurang lebih 40.000 lembar masker gratis kepada warga kota yang melintas di Jalan Sudirman, Rabu 7 Agustus 2019.

"Ya benar, kita bagikan di persimpangan lampu merah, juga lewat layanan Puskesmas yang ada," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin pada awak media seperti dilansir dari Antarariau pada Rabu (7/8/2019).

Disebutkan Muhammad Amin, selain membagikan masker gratis kepada warga, pihaknya juga mengimbau masyarakat, agar menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan berimbang dan minum air putih lebih banyak dari biasanya.

Karena lanjut Amin, mengkomsusi makanan dan minuman tersebut sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan kekebalan dalam melawan kondisi udara yang kurang sehat saat ini. "Perbanyak konsumsi air putih, kurangi aktifitas di luar ruangan, jika hendak ke luar gunakanlah masker," ajaknya.

Sedangkan untuk warga yang sudah merasa terserang ISPA, bisa segera berobat ke Puskesmas terdekat, karena Pekanbaru miliki 21 layanan yang siap untuk membantu.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M Noer, sebelumnya mengingatkan para OPD terkait yang menangani langsung dampak asap, seperti Disdik, Diskes dan BLH harus selalu melakukan koordinasi dan monitoring kondisi kualitas udara terkini setempat dan laporannya langsung ke Satgas Siaga Darurat asap yang poskonya di Kantor BPBD dan Damkar Pekanbaru.

Menurutya, hal tersebut ber tujuannya jika kualitas udara semakin memburuk, bisa diputuskan bersama apakah harus ada kebijakan meliburkan aktifitas belajar mengajar.

"Terhitung 5 Agustus kemarin Pekanbaru sudah dalam status siaga darurat asap, artinya tiap saat laporan kualitas udara harus dalam pantauan tim," ujar M Noer.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan meminta sekolah-sekolah mewajibkan para murid menggunakan masker saat di luar ruangan, dan melarang aktifitas dilakukan di luar kelas.

"Begitu juga camat agar bersedia mengimbau untuk tidak membakar sampah sembarang, karena akan menambah buruk kualitas udara," pungkas M Noer.***


Source  : Antarariau
Editor   : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.