Home / Pemerintahan / Gubri Ikuti Rakornas Percepatan Program Agraria dan Sengket Lahan di Jakarta

Gubri Ikuti Rakornas Percepatan Program Agraria dan Sengket Lahan di Jakarta

Gubri Ikuti Rakornas Percepatan Program Agraria dan Sengket Lahan di Jakarta
Humas Setdaprov Riau For oketimes.com
Gubernur Riau H Syamsuar hadiri Rakornas Percepatan Program Reforma Agraria, Penyelesaian Pengadaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) dan HPK tidak produktif di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa 6 Agustus 2019.

Jakarta, oketimes.com - Gubernur Riau H Syamsuar hadiri Rakornas Percepatan Program Reforma Agraria, Penyelesaian Pengadaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) dan HPK tidak produktif di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa 6 Agustus 2019.

Selain dirinya, gubri turut memboyong sejumlah pejabat pemprov dan kepala OPD di lingkungan pemprov riau, guna mengikuti Rakornas Percepatan Program Reforma Agraria, Penyelesaian Pengadaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) dan HPK tidak produktif itu.

Seperti Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Syahrofi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi Riau Ervin Rizaldi,  Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Sudarman dan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau.

Dalam Rakornas tersebut, gubri dan rombongan mendengarkan pemaparan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Agraria  dan Tata Ruang Sofyan Abdul Djalil dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.

Dimana dalam rakornas itu, akan dibahas soal Percepatan Program Reforma Agraria, Penyelesaian Pengadaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) dan HPK tidak Produktif sebagai Sumber Tanah Obyek Reforma (TORA) dan Kawasan Hutan.***


Reporter  : Richarde
Editor      : Cardova

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.