Home / Politik / Tujuh Sengketa Pileg Riau Mulai Sidang di MK, 3 Pemohon Tidak Hadir

Tujuh Sengketa Pileg Riau Mulai Sidang di MK, 3 Pemohon Tidak Hadir

Tujuh Sengketa Pileg Riau Mulai Sidang di MK, 3 Pemohon Tidak Hadir
Bawaslu Riau For Oketimes.com
Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan (dua dari kanan) yang hadir untuk menyampaikan keterangan tertulis di MK. atas Penugasan dari Bawaslu RI bersama empat Anggota lainnya yaitu Neil Antariksa, Amiruddin Sijaya dan Hasan Tujuh permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) mulai di sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat 12 Juli 2019.

Jakarta, oketimes.com - Tujuh permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) mulai di sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat 12 Juli 2019. Dalam Sidang Pendahuluan itu, tiga pemohona yakni dari Partai PKB, Partai Berkarya dan Partai Garuda batal hadir.

Demikian disampaikan oleh Rusidi Rusdan, Ketua Bawaslu Riau yang hadir untuk menyampaikan keterangan tertulis di MK. Rusidi hadir di MK atas Penugasan dari Bawaslu RI bersama empat Anggota lainnya yaitu Neil Antariksa, Amiruddin Sijaya dan Hasan.

Sidang pendahuluan dilaksanakan di gedung MK RI Jalan Merdeka Barat Jakarta Pusat. MK melaksanakan sidang pendahuluan dengan membagi Majelis menjadi tiga Panel. Untuk perkara dari Riau disidangkan di ruang Uuama persidangan MK lantai dua.

Masing Panel Sidang pendahuluan ini di Pimpinnoleh seorang Ketua Majelis dengan dua Anggota dengan agenda mendengarkan pokok permohonan dan pengesahan alat bukti dari Pemohon. Sidang dimulai pukul 16.00 wib dan berakhir pada pukul 18.30 Wib.

Perkara dari Riau dipimpin langsung oleh Ketua MK Hakim Konstitusi Anwar Usman dengan didampingi 2 orang anggota majelis lainnya Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat.

Adapun 7 (tujuh) permohonan dari Partai Politik (Parpol) di Riau yang mengajukan sengketa PHPU ke MK yaitu Partai Nasional Demokrat (Nadem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada saat sidang berlangsung terdapat 1 (satu) Permohonan dari partai Hanura dicabut oleh Caleg Hanura dari Suhardiman Amby, Caleg Dapil 8 DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Indragiri Hulu (Inhu).

Sedangkan untuk permohonan dari Partai Hanura lainnya dari Caleg DPRD Kota Pekanbaru Dapil 2, meskipun belum mendapat rekomendasi dari DPP Partai akan tetapi Penasehat hukum Prinsipal meminta Majelis Hakim MK untuk tetap melanjutkan permohonan denagn alasan mereka masih tetap mengusahakan  surat rekomendasi dari DPP nya.

Selain pemohon, hadir pihak termohon yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Riau Ilham Yasir, dan 2 anggota lainnya Joni Suhaidi, dan Firdaus.

Sidang akan dilanjutkan pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 minggu depan, dengan agenda mendengarkan jawaban termohon (KPU Provinsi Riau) dan pengesahan alat bukti termohon dan mendengarkan Keterangan dari Bawaslu Provinsi Riau sebagai lembaga pemberi keterangan di MK.***


Source : Bawaslu Riau For oketimes.com
Editor   : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.