Home / Citizen Journalism / Film Preman Pensiun Ditonton 900 Ribu Kali, Netizen Harap Tembus 1 Juta

Film Preman Pensiun Ditonton 900 Ribu Kali, Netizen Harap Tembus 1 Juta

Film Preman Pensiun Ditonton 900 Ribu Kali, Netizen Harap Tembus 1 Juta
Ist
Sampul film Preman Pensiun 2019

Oketimes.com - Film Preman Pensiun semakin menunjukkan tajinya. Jumlah penonton film yang diadaptasi dari sinetron berjudul sama ini terus menanjak naik.

Dilansir dalam akun instagramnya @mncp_movie, film yang dibintangi oleh Epy Kusnandar ini telah ditonton lebih dari 900 ribu penonton. Tak ketinggalan sebuah poster dengan angka 900 ribu terpampang jelas pada unggahan foto instagram tersebut.

Atas pencapaian ini, membuat pihak yang terkait mengucapkan rasa terimakasih pada semua orang yang telah menonton aksi dari Epy Kusnandar cs.

"HATUR NUHUN... Hingga hari ke-16 penayangannya di bioskop, LEBIH DARI 900.000 penonton sudah #KetemuPremanDiBioskop! Terima kasih untuk semua yang sudah menonton #FilmPremanPensiun. 🙏 Bangga film Indonesia!" tulis tim MNC Pictures.

Bukan tidak mungkin film karya rumah produksi MNC Pictures ini bakal tembus satu juta penonton. Pasalnya hingga saat ini film tersebut masih tersaji di seluruh bioskop Indonesia. Belum lagi para pemain dari film ini masih gencar melakukan promo.

Sementara itu, netizen yang melihat unggahan foto tersebut turut berkomentar. Tak sedikit dari netizen yang percaya bahwa film ini bakal tembus satu juta penonton.

"1 juta lebih pasti," tulis @mulya7293.

"Hari ke-16 ( 920.364rb penonton) Hari ke-17 ( 979.800rb penonton) Hari ke-18 ( 1.2juta lebih aamiin)," tulis @indaheaven77___.

Tidak hanya itu, ada pula netizen yang mengajak warganet lain untuk segera menyaksikan bagaimana Kang Mus yang diperankan oleh Epy Kusnandar dapat mengocok perut para penonton.

"Buat yang belum nonton... kuy lah weekend ini, seru, lucu, haru campur jadi satu," tulis @chandrasapta.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.