Home / Hukrim / Tangkap Pelaku Narkoba, Polisi di Meranti Dikeroyok Bandar

Tangkap Pelaku Narkoba, Polisi di Meranti Dikeroyok Bandar

Tangkap Pelaku Narkoba, Polisi di Meranti Dikeroyok Bandar
Int
ILustrasi

Selatpanjang, Oketimes.com - Maksud hati ringkus pengedar Narkoba, seorang anggota Polres Kepulauan Meranti, Riau, jadi korban pengeroyokan komplotan pengedar narkoba saat hendak melakukan penangkapan. Meski begitu seorang pelaku pengeroyokan, berhasil diamankan bersama barang bukti sabu.

"Anggota atas nama Bripda Rahmad Wahyudi yang akan menangkap bandar narkoba dikeroyok. Satu pelaku pengeroyokan berhasil kita amankan," kata Kapolres Meranti, AKBP Laode Proyek kepada wartawan seperti dilansir dari detik.com pada Minggu (13/1/2018) siang.

Dia juga menyebutkan, awalnya timnya menargetkan akan menangkap kelompok bandar narkoba atas nama Sabri (29) CS. Tim melakukan penyamaran untuk membeli narkoba dari kelompok Sabri alias Cabi pada 8 Januari 2019 yang disepakati untuk bertransaksi narkoba.

"Sabri ini adalah residivis sebagai bandar narkoba. Keluar dari penjara masih tetap mengedarkan narkoba, sehingga menjadi target untuk dilakukan penangkapan," terang.

Dalam transaksi tersebut, Sabri menyuruh anggotanya Debison untuk menyerahkan sabu. Ketika transaksi, Sabri ini mengeluarkan satu paket sabu dari kantong celananya. "Ketika Sabri langsung ditangkap, beberapa orang anggotanya yang ada di TKP, langsung melakukan pengeroyokan kepada anggota kita," terangnya.

Sabri bersama kawan-kawannya berhasil melarikan diri. Sementara pelaku atas nama Debison berhasil ditangkap. Ketika dilakukan pemeriksaan badan, dari tangan tersangka ditemukan 0,20 gram sabu.

"Kini tersangka Debison sudah kita amankan untuk diproses lebih lanjut. Sedangkan pelaku pengeroyokan lainnya masih kita buru," tandas mantan Kasat Brimob Polda Riau menegaskan.***

 

Sumber    : Detik.com / Editor  : Ndanres

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.