Jelang Lebaran 2018
Kapolda-Forkopinda Riau Simak Arahan Kapolri Bersama Menteri Lewat Vidcon
Kapolda Riau bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Riau, mengikuti Video Komunikasi Vidcon bersama Selasa 5 Juni 2018 sekira pukul 09.00 hingga 11.15 WIB bertempat di Aula Tribrata Mapolda Riau.
Pekanbaru, Oketimes.com - Dengarkan arahan Kapolri dan beberapa menteri terkait tentang Persiapan Pengamanan Idul Fitri 2018, Kapolda Riau bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Riau, mengikuti Video Komunikasi Vidcon bersama Selasa 5 Juni 2018 sekira pukul 09.00 hingga 11.15 WIB bertempat di Aula Tribrata Mapolda Riau.
Kegiatan Vidcon itu dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang MH, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Sonny Aprianto SE MM, Kabinda Provinsi Riau Marsma Rahkman Hariyadi, Kepala OPD Pemprov Riau terkait, Pejabat Utama Polda serta tamu undangan lainnya.
Dalam Vidcon itu, Kapolri M Tito Karnavian menyampaikan arahan kepada Kapolda Riau beserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa saat terjadi momentum Hari Raya Idul Fitri nanti bakal terjadi Migrasi tahunan arus mudik serta arus balik, sehingga situasi kepadatan akan sangat terasa. Apalagi masalah lain mengenai bencana alam, Tanah Longsor, Ombak Tinggi dan lainnya.
Ia berharap kepada Forkopinda Riau harus menyikapi tentang Stabilitas Pangan. Dimana pada tahun lalu Indonesia mendapatkan apresiasi, karena harga pangan di nusantara relatif Stabil dan ini berkat kerjasama yang baik.
Kapolri juga menyampaikan dari hasil pantaua Polri melalui Satgas Pangan sudah ada 400 lebih kasus dengan 360 tersangka di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita mengharapkan untuk pedagang di setiap pasar tradisional nantinya setiap pedagang harus menjual beras, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga yang stabil atau pun lebih murah.
"Perlu diperhatikan juga untuk harga Daging Ayam dan Daging Sapi, agar tidak terjadi kenaikan harga yang begitu signifikan dan Kami juga siap 24 jam menerima informasi dan meninjau laporan dari masyarakat," pungkas Mendag.
Kemudian penyampain juga disampaikan Kepala Bulog RI yang mengatakan kesediaan beras bulog di seluruh Indonesia sangat cukup dan dengan ketersediaan 1, 1/2 juta ton.
Menurutnya, yang perlu di waspadai adalah adanya upaya penimbunan dari stok beras oleh orang-orang yang menginginkan harga beras naik. Sebab wilayah Indonesia melakukan penyerapan beras serta gabah, maka ketersediaan stok sedikit demi sedikit meningkat.
"Kita juga memikirkan stabilitas harga beras di lapangan guna terwujudnya beras berkualitas dgn harga terjangkau. Saya yakin bila ini kita pantau maka tidak ada lagi harga yang melambung ataupun harga yg rendah yg dpt merugikan penjual," pungka Kabulog RI.
Sedangkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha KKPU pusat mengatakan pihaknya siapa melindungi kepentingan umum dan meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam megawasinya.
Guna memantau persainagan usaha di daerah, KPPU pusat akan berkordinasi dengan perwakilan di daerah akan bekerja sama dengan Satgas Pangan yang berperan aktif serta melakukan survei, guna terkendalinya harga pangan dan tindak kecurangan oleh org yg tdk bertanggung jawab.
Sementara Pengarahan Kakorlantas mengenai arus mudik dan Balik mengatakan selalu memantau ruas jalan yang nantinya lebih diprioritaskan agar kelancaran arus lebih baik. Hal ini sesuai adanya Personel Polantas yang di terjunkan ke lapangan guna tertibnya masyarakat serta lancarnya arus kendaraan.
"Kami juga mengutamakan keselamatan untuk lebih terjamin. Menurut data yang kami dapat tahun lalu kecelakaan terjadi sekitar 3.168 org dan korban meninggal 742 org meninggal," ujar Kakorlntas Mabes Polri.
Sedangkan penyampaian Menteri Perhubungan bbahwa kendaraan pribadi menjadi primadona di jalanan yang dalam arti pengemudi lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi di bandingkan angkutan jasa lainnya.
Ia menyeutkan bahwa pihaknya harus aktif memberikan arahan serta edukasi kepada pengguna jalan guna tertib berkendara. Apalagi tahun ini pengguna kendaraan pribadi naik sekitar 16 persen dan motor 30 persen.
Sedangkan untuk Transport
asi Udara lanjut Menhub, pihaknta akan meningkatkan kapasitas dan kualitas menjelang arus mudik-balik, sebab transportasi udara tahun ini penggunanya naik 9 persen.
"Saya juga mengharapkan kepada Kapolda utk melakukan Remcek 2-3 hari mengenai Bus antar Provinsi dan Kota agar di cek kembali kelayakan penggunaannya serta diberikan stiker layak pakai jika diperlukan," pungkas Mehub.
Sementara penyampaian Dirjen Binawarga, pihaknya tengah menyiapkan alternatif di jalan Tol bagi para pemudik agar tdk terjebak macet serta penumpukan pengguna jalan yang akan melakukan mudik saat lebaran ataupun arus balik nantinya.
Kemudian penyampaian Direktur Utama Pertamina mengatakan dalam program Ramadhan ini pihaknya tengah menyiapkan pasokan serta sarana fasilitas distribusi selama bulan ramadhan dan Idul Fitri.
Dia juga berharap terus menjaga stok premium 30 hari serta stok lain 47 hari. "Dalam hal ini kami akan memberikan sarana fasilitas melalui media agar masyarakat tahu dimana saja letak titik keberadaan SPBU," papar Dirut Pertamina
Sedangkan penyampaian Direktur Utama Jasamarga menelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya mencoba meningkatkan rest area, agar masyarakat dpt beristirahat serta melakukan hal yang lain dengan nyaman tanpa terjebak oleh macetnya antrian SPBU.
"Ada 3 rest area yg akan kami berlakukan utk menghindari antrian panjang SPBU serta pengendara mendapatkan waktu istirahat yang maksimal," paparnya.
Selanjutnya, penyampaian Kepala Basarnas juga didengarkan dalam Vidcon itu yang menyatakan Tugas Basarnas adalah Mencari, Menolong dan Menyelamatkan serta Mengevakuasi manusia dalam keadaan darurat ataupun bahaya dari bencana alam.
Kabasarnas menginformasikan bahwa pihaknya memiliki 38 Kantor SAR di seluruh indonesia serta juga memiliki 77 Pos SAR. Adapun personel SAR 3500 terdiri dari 500 di pusat dan 3000 tersebar di daerah.
Dia juga menginformasikan bahwa SAR bisa di hubungi melalui 115 atau bisa datang langsung ke kantor SAR terdekat dan Siap mendukung arus mudik guna terciptanya rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran.
Sementara penyampaian Menteri Pertanian mengatakan bahwa pihaknya sudah menyipakn stok Pangan selama 3 bulan sebelum ramadhan lalu.
Tidak lupa dia juga mengpresiasi kepada Polri bahwa sampai dengan hari ini ada 497 kasus yang berhasil ditangani oleh Kapolri serta jajarannya.
Sebagai penutup Vidcon, Kapolri Tito Karnavian juga mengingatkan beberapa hal agar Kepala Daerah tetap berperan aktif di setiap daerahnya dan mengharapkan FKUB harus aktif di setiap daerah.
"Untuk dilakukan deteksi dini melalui 3 pilar untuk mengaktifkam siskambling dan melakukan monitoring di setiap daerah," ujarnya.
Selama kegiatan berlansung, acara dalam keadaan lancar, aman dan terkendali hingga selesai pukul 11.15 Wib. (ars)

Komentar Via Facebook :