Masyarakat Kritik Kinerja Polres Inhu

RENGAT, oketimes.com- Sejauh ini kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang terjadi diberbagai daerah di kabupaten indragiri hulu (Inhu) belum sepenuhnya mampu diungkap oleh pihak kepolisian Polres Inhu.

Peristiwa Curanmor terus saja terjadi dan menjadi momok tersendiri bagi masyarakat, pasalnya, saat ini curanmor ini tidak hanya terjadi di tempat-tempat umum saja bahkan sudah merambah ke rumah-rumah penduduk.

Hasnan (37) salah seorang korban curanmor yang terparkir di Plaza Rengat menjelang lebaran Idul Fitri kemarin, Jum`at (29/8) sangat berharap Polres Inhu mampu mengungkap dan membongkar dalang pelaku curanmor di Inhu.

"Kita berharap Polres Inhu mampu membongar dan mengungkap serta menemukan kembali sepeda motor masyarakat yang dicuri oleh para pelaku curanmor," katanya.

Kalau tidak kepada mereka (Polisi,red) kepada siapa lagi kita berharap, karena hanya merekalah yang diberi tugas dan wewenang sebagai penegak hukum di negeri kita ini, katanya.

Setakat ini, sudah puluhan sepeda motor milik warga yang hilang, baik pada saat berbelanja, berkerja, beribadah maupun di rumah. Hal ini menunjukan bahwa para pelaku curanmor sangat leluasa melancarkan aksinya tanpa takut tertangkap, ungkapnya lagi.

Sementara itu kapolres inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto ketika dikonfirmasikan melalui kasubag humas polres Inhu Ipda Yarmen Djambak Jum`at (29/8) mengatakan bahwa sejauh ini baru 2 orang pelaku curanmor yang berhasil ditangkap oleh polsek kuala cinaku.

"Berkasnya sudah dilimpahkan ke Polresa Inhu dan terus dilakukan penyidikan. Berdasarkan pengakuan tersangka mereka sudah melakukan curanmor di 9 titik," katanya.

Kita akan terus mengembangkan kasus ini kemana sepeda motor tersebut mereka jual, sejauh ini keterangan tentang hal tersebut belum kita dapatkan, pungkasnya. (Ali)

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait