Dianggarkan Rp10 Miliar
Walikota Bukittingi Tepis Soal Dana Rehab Rumah Dinasnya
Kondisi rumah Wali Kota Bukittiggi yang akan direhab total.
Bukitinggi, oketimes.com - Mematahkan isu miring masalah rumah dinas Walikota Bukittinggi yang akan direnovasi atau dibangun ulang, M. Ramlan Nurmatias angkat bicara.
Ramlan mengungkapkan, rumah dinas yang beralamat di Jalan Batang Masang, Kelurahan Belakang Balok, Bukittinggi yang sudah diruntuhkan itu akan dibangun ulang dengan model yang lebih representatif dari yang sebelumnya.
"Awalnya rencana Pemerintah Kota Bukittinggi memang hanya merenovasi rumah dinas itu, namun biaya renovasi itu juga besar, sehingga dimusyawarahkan ulang dengan DPRD, bagaimana kalau rumah dinas itu di bangun baru," ungkapnya pada awak media, Selasa (2/5/2017).
Menurut Ramlan, DPRD sudah menyetujui dibangun barunya rumah dinas tersebut. Semua sudah tercantum didalam Daftar Pengisian Anggaran (DPA), jadi tidak ada yang simpang siur, serta semuanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ramlan menambahkan, rumah dinas itu adalah cerminan dari masyarakat kota. Beberapa titik memang sudah tua dimakan usia, kondisinya tidak dapat direhap lagi, dan memang harus dibangun ulang.
Selain itu sambungnya, rumah dinas Wali Kota juga sering dijadikan sebagai jamuan tamu dari dalam dan luar kota hingga tamu internasional, "Maka-nya nantinya akan dibangun semaksimal mungkin dan dilengkapi dengan pendopo. Diperkirakan akhir tahun 2018 rumah dinas Wali Kota sudah dapat digunakan," tambahnya.
Dana awal pembangunan rumah dinas Wali Kota ini sebesar Rp. 10 miliar, karena pendopo yang juga ini nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan menengah keatas dengan tamu lebih dari seribu orang, dan apabila dana itu kurang akan diusulkan kembali dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2018. (ves)

Komentar Via Facebook :