Ibadah Natal GBI ICC Rayon 11, Jadikan Kado Natal Lebih Intim Bersama Yesus Kristus

Pelaksanaan Ibadah Natal 25 Desember 2016 di Gereja Bethel Indonesia Injil Cahaya Cinta (GBI-ICC) Jalan Tuanku Tambusai/ Nangka Pekanbaru berlangsung khidmad, damai dan penuh sukacita.

Pekanbaru, oketimes.com - Pelaksanaan Ibadah Natal 25 Desember 2016 di Gereja Bethel Indonesia Injil Cahaya Cinta (GBI-ICC) Jalan Tuanku Tambusai/ Nangka Pekanbaru berlangsung khidmad, damai dan penuh sukacita, dalam merayakan hari Kelahiran Yesus Kristus sebagai juru selamat manusia yang telah lahir ke dunia sejak dua ribuan tahun silam di kota Betlehem atau sebuah Desa Kecil yang berada di kota Palestina Tepi Barat, Timur Tengah.               

Ribuan jemaah GBI ICC Rayon XI atau umat manusia yang mempercayai Kelahiran Yesus Kristus sebagai juru selamat manusia, tumpah ruah mengikuti ibadah raya Natal dan bersuka cita, guna memperingati dan memaknai arti kelahirannya yang dimulai ibadah Pertama hingga ibadah Kelima sejak pukul 07:00 hingga 19:00 WIB.
 
Apalagi ibadah puncak malam Natal tersebut, mengambil thema: `Kasih Kristus yang kekal selamatkan umat manusia dari segala hal' yang dipimpin secara langsung oleh Pdt Ricky Nelson Tampubolon, B.th, S.PAK selaku Gembala Sidang GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru.          

Dalam khotbahnya, Pdt Ricky Nelson Tampubolon menyebutkan Kelahiran Yesus Kristus pada dua ribuan tahun silam di Desa Kecil Bethlehem, Palestina Tepi Barat, Timur Tengah, bukan rekayasa atau bualan semata yang dilakukan oleh sekelompok atau orang-orang tertentu untuk mengabulkan keinginannya.

Akan tetapi lanjut Ricky, Kelahiran Yesus Kristus sebelum lahir ke dunia, tidak lain untuk menggenapi firman allah yang tertulis di Alkitab atau Perjanjian Lama sebelum injil menggenapinya.

Dimana tertulis di Mikha 5:2 "Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala," ucap Ricky.

Ia juga menyebutkan Kelahiran Yesus Kristus ke dunia, tidak lain untuk menyelamatkan umat manusia dari segala hal kekwatiran umat manusia yang selama ini dibelenggu rasa kekwatiran, ketakutan, dosa dan memberikan Kasih Damai Kristus kepada umat manusia dengan penuh kedamaian dan sukacita, sesuai yang tertulis Kolose 1: 25-27.

"Aku telah menjadi pelayan jemaat itu, sesuai dengan tugas yang dipercayakan Allah kepadaku untuk meneruskan firman Nya dengan sepenuhnya kepada kamu, yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya".

"Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan," sebutnya.
   
Dari keseluruhan isi kotbah yang disampaikan Pdt Ricky Nelson Tampubolon kepada jamaah GBI ICC Rayon 11 beserta yang hadir pada malam ibadah Raya Natal tersebut. Ia berharap agar seluruh jemaah atau yang hadir pada saat itu memaknai atas kehadiran Natal sebagai landasan untuk mendekatkan diri lagi kepada Yesus Kristus.

"Kelahirannya, sederhana dan tidak meminta imbalan atau kado istimewah. Sebab dia lahir untuk menyelamatkan manusia dari belenggu dosa dan meringankan beban berat yang terbelenggu pada manusia selama berabad-abad. Jadikanlah kado Natal tahun ini bagi kita semua untuk lebih mendekatkan lagi kepada Yesus Kristus," ujarnya.

Pantauan, pelaksnaan Ibadah Natal 25 Desember 2016 di GBI ICC Rayon 11, berlangsung khidmat, aman, suka cita dan penuh kedamaian. Apalagi sebelum ibadah natal berlangsung dan hingga berakhir, aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP serta pengamanan dari gereja turut mengamankan pelaksanaan ibadah hingga selesai pukul 21:15 WIB. (ars)              


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait