Home / Peristiwa / Wow ! Ada Raskin Tidak Layak Konsumsi

Wow ! Ada Raskin Tidak Layak Konsumsi

Wow ! Ada Raskin Tidak Layak Konsumsi
SELATPANJANG, oketimes.com- Terkait penyaluran Raskin yang teridentifikasi tak layak konsumsi, ditanggapi langsung oleh ketua Pengurus Raskin kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Kepulauan Meranti, Agusyanto, S.Sos. M.Si saat dimintai klarifikasinya Selasa (24/6) kepada sejumlah wartawan di Selatpanjang menegaskan, sejauh ini sudah dilakukan proses pengusutan dan tindak lanjut yang kita lakukan sebagaimana mestinya.

"Saya sudah koordinasi dengan Camat Pulau Merbau, Armansyah agar menginstruksikan seluruh Kepala Desa untuk mendata kembali dan dilakukan pengecekan ulang apa benar kejadian itu serta mencari solusinya," katanya.

Lebih jauh dijelaskannya, "Tadi pagi kita juga sudah menghubungi Pengurus Raskin Dumai dan Kabupaten Bengkalis agar menindak lanjuti permasalahan yang ada dan memberi beras yang berkualitas baik. Kita juga akan meminta pertanggungjawaban mereka mengenai keteledoran ini secara resmi nantinya," tegas Agusyanto.

Untuk pendataan semua masyarakat yang dapat beras ini kita akan usahakan dilakukan pendataan yang lebih efektif kembali guna mengaktualkan dan memfalitkan kembali jumlah data yang rill dan layak diberi penyaluran raskin ini.

"Karena dari data 2012 kemarin, Pemkab sudah resmikan melalui Bulog tidak berlaku lagi, sebab saat ini jumlah penduduk di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah meningkat serta kebutuhan masyarakat sudah tinggi, dan saya berharap pendataan dari Pusat agar dapat didata ulang sehingga bisa di prioritaskan beras ini ke seluruh masyarakat kurang mampu di Kepulauan Meranti," tandasnya.(B2/re/ok)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.