Home / Celeb / Tradisi Natal Keluarga Melaney Ricardo-Tyson Lynch

Tradisi Natal Keluarga Melaney Ricardo-Tyson Lynch

Tradisi Natal Keluarga Melaney Ricardo-Tyson Lynch
(tabloidbintang)
Jakarta - Hari Natal tinggal menghitung hari. Seperti Natal di tahun-tahun sebelumnya, pasangan suami istri Tyson Lynch (35) dan Melaney Ricardo (35) mempersiapkan sesuatu yang berbeda.

Momen hari kelahiran Sang Juruselamat digunakan untuk merekatkan hubungan antarkeluarga yang dalam sehari-hari tidak bisa bersua.

Natal kali ini Natal tahun keenam bagi pasangan yang menikah pada 31 Juli 2010. Meski sama-sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing, Tyson dan Melaney begitu antusias menyambut Natal, dengan melakukan serangkaian persiapan.

Di salah satu sudut ruang tamu rumah mereka yang terletak di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, diletakkan sebuah pohon Natal yang dihiasi dengan lampu-lampu dan ornamen Natal. Di bawah pohon Natal berbaring kado-kado Natal yang terbungkus rapi.

"Tradisi setiap merayakan Natal di Indonesia setelah ibadah ke gereja, kami buka kado bersama, makan bersama, tertawa bersama. Pokoknya menikmati kebersamaan," sebut Tyson ramah kepada Bintang.

"Tahun ini saya menyiapkan kejutan buat Melanie. Dia dulu lihat sebuah tas di sebuah tempat. Walaupun saya sedikit cueki dia tapi saya tahu dia suka tas itu. Tas itu akan jadi kejutan Natal buat dia. Enggak mahal, kok," tambah Tyson.

Melaney tidak mau kalah. Ia juga telah menyiapkan kado untuk suami, anak, dan keluarganya. Namun, ia memastikan harganya tak ada yang kelewat mahal. Buat Melaney, uangnya lebih baik digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.

"Ada kado tapi yang biasa-biasa saja. Soalnya sehari-hari saja Chloe sering saya belikan mainan dan baju," bilang Melaney yang setiap jelang Natal berbagi kebahagiaan bersama anak-anak penderita kanker dari Yayasan Anyo Indonesia (YAI).

Sumber : tabloidbintang.  

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.