Poktan Kecewa Penyaluran Pupuk Organik Distan Inhu Belum Tersalur
Rahmat SP, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikura Kabuaten Inhu.
Rengat, Oketimes.com - Penyaluran pupuk organik yang diperuntukkan bagi Kelompok Tani (Poktan) Sungai Galang Desa Katipo Pura Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang masih simpang siur.
Pihak poktan mengaku kecewa soal bantuan pupuk organik dari pemerintah itu. Penyalurannya yang dinilai 'kacau ini justru diarahkan penyebabnya dari pihak Dinas pertanian (Distan).
Ada yang menuding telah terjadi dugaan penggelapan bantuan pupuk yang bersumber dari APBD Inhu. Seperti peristiwa terjadi tahun 2014, pihak Pokatan merasa heran soal penyaluran bantuan pupuk organik sebanyak 500 liter.
Pihak Poktan menuding, kacaunya penyaluran pupuk disebabkan Ketua Sungai Galang Habib Siregar. Terakhir Habib membantah didepan wartawan, justru katanya, belum menerima bantuan pupuk organik dari Distan Inhu.
Menurut Habib, bantuan pupuk ditahan Distan Inhu Rahmat dengan alasan akan diserahkan pada penanam padi pertama di tahun 2015, namun setelah dua kali melakukan penanaman pupuk tersebut belum juga dikembalikan pada Keltan Sungai Galang.
"Di tahun 2015 kami satu kali menanam padi karena ada bencana banjir, kemudian pada Januari 2016 kami melakukan penanaman lagi namun bantuan pupuk itu juga belum dikembalikan sehingga tanaman kami tidak memakai pupuk," jelas Habib, Rabu (7/9/2016).
Informasinya, bantuan pupuk sebanyak 500 liter yang belum diterima Keltan Sungai Galang lebih dari satu tahun itu, berupa ZPT Hormon Ratu Biogen sebanyak 6 kotak atau 120 liter, Jago Tani Ratu Biogen sebanyak 6 kotak atau 120 liter, dan POC Hantu Jantan sebanyak 13 kotak atau 260 liter.
Kepala Dinas Pertanian Inhu Rahmat SP saat dikonfirmasi lewat ponselnya, Minggu (11/9/2016) mengaku bahwa pihaknya tengah menyalurkan bantuan pupuk organik kepada kelompok tani tersebut. Malalahan kelompok tani tersebut mengusulkan untuk memintan bantaun benih juga agar disalurkan distan pada tahun 2016 ini.
"Gak benar pak, kita sudah salurkan bantuan pupuk organik itu sebabanyak 1000 liter sesaui jenis permintaan kelompok tani. Malahan merka meminta agar distan menyalurkan juga bantaun benih," katanya.
Ia menjelaskan bantuan pupuk organik tersebut diserahkan sejak pada tahun 2014 lalu, begitu juga pada tanu 2016 dan hingga pada tahun 2016 ini. Ia menyebutkan bantuan tersebut merupakan bantuan pemerintah tahun 2016. Hal ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan di indineis khususnya di Kabupaten Inhu.

Komentar Via Facebook :