Rekanan Sebut Ada Upaya Monopoli Proyek di Distan Inhu
Ilustrasi
Rengat, Oketimes.com - Pengusaha menduga masih ada upaya monopoli proyek di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Hal ini mengarah pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan setempat.
Akibatnya, pengusaha yang sudah menyiapkan berbagai dokumen lelang merugi. Alasan terkait pembatalan lelang pun dinilai oleh pengusaha sebagai alasan yang tidak masuk akal.
Beberapa pengusaha di Inhu minta tidak disebutkan namanya menduga ada upaya monopoli dan intervensi terhadap proyek-proyek di di Distan Inhu yang sekarang dipimpin Rahmat.
"Ini membuat kecemburuan dikalangan rekanan karena pihak Distan terkesan pilih kasih, dengann dugaan melakukan pengkondisian salah satu pengusaha," kata salah satu rekanan tersebut.
Meski tidak menyebut secara gamblang siapa atau pihak mana yang dimaksud melakukan monopoli tersebut, namun, beberapa rekanan lainnya menyebut-nyebut CV.Azzabil Jaya menjadi 'kesayangan' pihak Distan.
Hendra yang disebut-sebut Direktur CV Azzabil Jaya dikonfirmasi lewat ponselnya tidak menjawab. Begitu juga Rahmat selaku Kadistan Inhu juga tidak mengangkat ponselnya.
"Pengelolaan APBD Inhu saat era Yopi arianto (dua periode) itu benar-benar kacau, kacau khususnya pada sistim pengadaan proyek," ungkap Ganda Mora, LSM Independen Pembawa Suara Pembrantas Korupsi, Kolusi dan Krimanal Ekonomi IPSPK3 RI.
Menurutnya, indikasi intervensi dan upaya monopoli proyek tersebut juga terlihat adanya saling lempar tanggung jawab antara Bupati, Kepala ULP, Asda II, Kepala Dinas dengan Kepala Bidang.
"Tidak sinkron antara yang satu dengan yang lain," ujarnya.

Komentar Via Facebook :