IOX Raja 2026 Ditutup, Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Peran Komunitas Jaga Lingkungan dan Kemanusiaan
Wako Agung Nugroho secara resmi menutup rangkaian kegiatan finish dan penutupan IOX Raja tahun 2026.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara resmi menutup rangkaian kegiatan finish dan penutupan Indonesia Offroad Expedition Riau-Jambi (IOX Raja) tahun ini. Kepedulian terhadap lingkungan serta solidaritas kemanusiaan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga sosial, melainkan kewajiban bersama sebagai sesama manusia.
“Atas nama Pemko Pekanbaru, saya mengucapkan selamat datang sekaligus selamat kepada seluruh peserta IOX Raja yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan hingga titik akhir dengan penuh semangat, kebersamaan, dan disiplin,” kata Agung dalam sambutannya di Hotel Grand Elite, Sabtu (7/2/2026).
IOX Raja bukan sekadar kegiatan komunitas otomotif atau perjalanan jarak jauh. Melainkan, IOX Raja telah berkembang menjadi gerakan sosial yang sarat nilai kemanusiaan dan kepedulian lingkungan.
"Melalui berbagai aksi nyata, komunitas ini menunjukkan bahwa kekuatan kebersamaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas," ujar Agung.
Sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan telah dilaksanakan selama IOX Raja. Kegiatan itu di antaranya, pembukaan jalan evakuasi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Penyaluran bantuan bagi korban bencana di Solok berupa 1.000 eksemplar Alquran dan 1.000 kain sarung. Pemasangan saluran irigasi air bersih sepanjang satu kilometer. Selain itu, di Provinsi Riau dilakukan penanaman 600 bibit pohon pada kawasan penyangga Hutan Rimbang Baling seluas kurang lebih dua hektare.
“Ini menjadi bukti bahwa IOX hadir bukan hanya membawa semangat persaudaraan. Tetapi, IOX juga manfaat nyata bagi masyarakat dan kelestarian alam,” ucap Agung.
IOX Raja juga menyampaikan pesan kuat bahwa persaudaraan dapat melintasi batas wilayah, perbedaan suku, serta latar belakang, bahkan antarprovinsi. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan penguatan karakter sosial masyarakat.
"Kami sangat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di masa mendatang. Kami ingin acara IOX ini dimulai dari Pekanbaru pada tahun depan. Kami jamu di Rumah Singgah Tuan Kadi," pungkas Agung.

Komentar Via Facebook :