Home / Hukrim / Ngaku Intel dan Ngebut Tak Pakai Helm Depan Polisi, Pemuda Ini Kantongi Inek Wak!

Ngaku Intel dan Ngebut Tak Pakai Helm Depan Polisi, Pemuda Ini Kantongi Inek Wak!

Ngaku Intel dan Ngebut Tak Pakai Helm Depan Polisi, Pemuda Ini Kantongi Inek Wak!
Ist
Pelaku penyalagunaan Narkotika jenis Inek dan barang bukti 1/2 butir inek saat digeledah Personel Polda Riau di depan Piket Mapolda Riau, Jalan Jend Sudirman Pekabaru, Jumat (13/12/2019) pagi.

Pekanbaru, Oketimes.com - Melintas di depan petugas tanpa mengenakan helm dan plat nomor kendaraan, seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion di Pekanbaru, terpaksa diamankan personel Ditlantas Polda Riau, Jumat 13 Desember 2019 pagi.

Pengendara sepeda motor tersebut, diketahui berinisial HA alias Hendra (29), warga Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Ia terpaksa diamankan petugas, lantaran berusaha sempat kabur dan kedapatan membawa diduga Narkotika jenis Pil Inek sebanyak 1/2 butir yang didapati dari saku pemuda tersebut.

Informasi yang dirangkum dari Kepolisian, sebelum pelaku diamankan, dua personel Ditlantas Polda Riau yakni Bripka Ali Imron dan rekannya Brigadir Irsyad, tengah melakukan pengaturan simpul pagi di U-turn di depan Kantor Dinas Sosial Provinsi Riau Jalan Sudirman, guna mengantisipasi kemacetan, Jum'at 13 Desember 2019 pagi.

Saat pelaksanaan tugas pengaturan, seorang pengendara sepeda motor jenis Yamaha Vixion, tanpa Plat Nomor serta tidak menggunakan Helm datang dari arah Jalan Sudirman bawah, menuju arah Bandara Pekanbaru. Lantaran tidak menggunakan Helm, pengendara terpaksa diberhentikan.

Akan tetapi, pelaku tidak mau berhenti dan malah lanjut melarikan diri. Beruntung dua anggota personel Ditlantas Polda Riau AIPTU Mustono dan BRIPKA Ralon Manurung berada di hadapan pelaku saat melakukan simpul Zebra Cross tepat di depan Kantor Dinsos Riau.

Tak pelak, bak gayung bersambut, si pengendara yang telah melanggar lalu lintas itu, akhirnya berhasil diberhentikan tepatnya di depan Mako Polda Riau.

AIPTU Mustono dan BRIPKA Ralon Manurung seketika itu didampingi Anggota Propam Polda Riau kebetulan berada di dekat pintu masuk Polda Riau dan segera melakukan penggeledahan terhadap pengendara tersebut.

Ketika petugas melakukan penggeledahan, sang pengendara malah mencoba berkelit dan mengaku sebagai anggota Intel Polres Bengkalis.

Tak mau terkecoh, petugas pun meminta pengendara untuk mengeluarkan identitas pelaku serta semua isi yang ada di dalam kantong saku celananya.

Saat itulah, Polisi menemukan sejumlah uang dan menemukan sejenis PIL yang diduga Narkotika dengan jenis Inek.

Dirlantas Polda Riau KBP Pringadhi melalui Wadirlantas Polda Riau AKBP Fadly, membenarkan kejadian tersebut kepada sejumlah awak Media, bahwa pengendara tengah melakukan pelanggaran lalu lintas dan mencoba lari saat diberhentikan oleh Personel Lantas yang piket.

"Benar personel kami tadi pagi sekira pukul 07.00 WIB, ada mengamankan seorang pengendara yang melanggar lalu lintas. Saat diberhentikan pengendara sepeda motor, malah mencoba kabur dan berhasil diamankan di dekat Kantor Dinsos Riau. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata pelaku membawa Narkotika berbentuk Pil yang diduga Inek," terang Wadirlantas Polda Riau Jumat siang.

Lebih lanjut, AKBP Fadly mengatakan pelaku langsung diamankan di Kantor Ditres Narkoba Polda Riau, guna kepentingan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut sembari menyebutkan bahwa pelaku tidak benar sebagai anggota Polisi yang bertugas di Intel di Polres Bengkalis.

"Saat pelaku dilakukan penggeledahan, sempat mengaku sebagai anggota Intel Polres Bengkalis, perlu kami perjelas dan pertegas yang bersangkutan bukan anggota Polri, tetapi hanya mengaku-mengaku saja sebagai anggota Polri," tegas AKBP Fadly.

Sedangkan identitas pelaku adalah berinisial HA alias Hendra (29) , warga Bengkalis yang tinggal Kota Pekanbaru di Jalan Pepaya Pekanbaru berstatus Mahasiswa.

"Sedangkan barang bukti yang diduga Narkotika dengan jenis Pil Inek sebanyak 1/2 butir dan pelaku saat ini sudah diamankan Ditres Narkoba Polda Riau, guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut," pungkas AKBP Fadly meyakinkan.***


Penulis   : Ndanres Ares
Editor    : Van Hallen   

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.