Home / Peristiwa / Harimau Sumatera Berkeliaran, BBKSDA Riau Turunkan Tim Ke TN Zamrud

Harimau Sumatera Berkeliaran, BBKSDA Riau Turunkan Tim Ke TN Zamrud

Harimau Sumatera Berkeliaran, BBKSDA Riau Turunkan Tim Ke TN Zamrud
Ist
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau, mengatakan tengah mengirimkan tim ke lokasi yang diduga menjadi tempat berkeliaran satwa langka Harimau Sumatera di Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu dan Taman Nasional Zamrud.

"Hal ini kami lakukan sesuai kebenaran informasi dan informasi pendukung sebagai pertimbangan langkah lanjutan. Dari hasil peninjauan, tim BBKSDA Riau menemukan jejak-jejak kaki harimau yang diduga berukuran cukup besar," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono pada wartawan Senin 4 November 2019 di Pekanbaru.

Disebutkannya, kemunculan harimau itu terjadi sekitar beberapa hari yang lalu di areal pipa minyak kawasan konservasi Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

"Begitu dapat laporannya, tim khusus diterjunkan dari Kantor BBKSDA di Kota Pekanbaru melakukan pengecekan di lapangan. Kami juga melakukan pemetaan wilayah itu sebagai areal yang diantisipasi dengan kemunculan satwa langka tersebut," ujarnya.

Dugaan sementara lanjut Suharyono, harimau tersebut diduga berasal dari kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu dan Taman Nasional Zamrud yang memang merupakan tempat habitatnya.

Suharyono berharap kepada masyarakat yang melihat atau mendapatkan informasi, agar menyampaikan atau melapor ke petugas berwenang dan tidak melakukan tindakan sendiri.

Seperti diketahui keberadaan harimau sumetera tersebut setelah beredar video di media sosial, seekor harimau sumatera dewasa tampak berkeliaran di areal pipa minyak kawasan konservasi Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Minggu 3 November 2019. ****


Reporter    : Richarde
Editor         : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.