Home / Hukrim / LMP Riau Laporkan MK dan Kontraktor KCU BCA Pekanbaru ke Ditreskrimsus Polda Riau

LMP Riau Laporkan MK dan Kontraktor KCU BCA Pekanbaru ke Ditreskrimsus Polda Riau

LMP Riau Laporkan MK dan Kontraktor KCU BCA Pekanbaru ke Ditreskrimsus Polda Riau
Istimewa
LMP Riau saat menyerahkan laporan tertulis kepada Ditreskrimsus Polda Riau yang diterima oleh Bripka Hidayat, SH pada Selasa (15/10/2019).

PEKANBARU, Oketimes.com - Markas Daerah Laskar Merah Putih provinsi Riau, melaporkan pengawas atau MK dan kontraktor pelaksana pembangunan gedung BCA KCU Pekanbaru, yaitu PT Atelier dan PT Inti Cipta Persada kepada Ditreskrimsus Polda Riau Selasa siang (15/10/2109).

Surat laporan nomor 103/Mada-Riau/LMP/X2019 tentang Laporan Pengaduan kepada PT Inti Cipta Persada selaku kontrakor pelaksana pembangunan gedung BCA KCU Pekanbaru itu, tertanggal 14 Oktober 2019 dan Surat laporan nomor 104/Mada-Riau/LMP/X/2019 tentang Laporan Pengaduan kepada PT Atelier selaku pengawas dan atau MK pelaksanaan pembangunan gedung BCA KCU Pekanbaru, tertanggal 14 Oktober 2019.

Laporan tersebut ditandatangani oleh Joi Lesmana selaku Komandan Detasemen Khusus (Densus) Merah Putih Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Riau, dan surat laporan tersebut diterima langsung oleh Bripka Hidayat SH di Ditreskrimsus Polda Riau Jalan Gajah Mada Pekanbaru.

"Saya menyerahkan secara resmi surat laporan pengaduan Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Riau yang melaporkan pengawas atau MK dan kontraktor pelaksana pembangunan gedung BCA KCU Pekanbaru, yaitu PT Atelier dan PT Inti Cipta Persada," kata Joi Lesmana pada oketimes.com di Pekanbaru selasa siang.

Dikatakan Joi laporan tersebut terkait pengerjaan pembangunan gedung BCA KCU Pekanbaru, sedang berlangsung dan menyebabkan kerusakan elemen struktur bangunan Markas Daerah LMP Riau, yang terletak di Jalan Cik Ditiro tak jauh dari lokasi pembangunan, hingga gagal struktur dapat membahayakan jiwa dan mengganggu aktifitas markas.

Komandan Densus LMP Riau Joi Lesmana itu juga menyebutkan sebelumnya LMP Riau melaporkan kerusakan tersebut, pihaknya sudah melakukan somasi kepada PT Inti Cipta Persada, sesuai surat somasi bernomor 102/Mada-Riau/IX/2019 tertanggal 26 September 2019.

Somasi tersebut diterima pihak rekanan bernama Rio Setia selaku Pelaksana dari PT. Inti Cipta Persada, dan hingga tujuh hari sejak diterimanya surat somasi tersebut Rio Setia dari PT. Inti Cipta Persada tidak menjawab somasi secara tertulis.

"Dalam somasi kepada pihak PT. Inti Cipta Persada diminta menjelaskan implemetasi AMDAL atau UKL-UPL, Undang-undang Nomor  28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Undang-Undang Nomor 18 tahun 1999 dan PP Nomor 36 Tentang Bangunan Gedung dalam pengerjaan pembangunan gedung BCA KCU Pekanbaru," pungkasnya.

Sementara itu, Usamah Khan, ST, MT, Alumni Magister Teknik Sipil UII Yogyakarta saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa kontraktor atau MK (pengawas) dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi terikat oleh undang-undang terkait pembangunan gedung.

"Apabila dalam kerusakan diakibatkan oleh pihak kontraktor atau MK lalai, maka menurut Pasal 47 dalam UU nomor 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung diatur bahwa orang atau badan yang karena kelalaiannya dapat dipidana kurungan dan/atau didenda," ulas Usama.

Selain itu, Usama juga menyebutkan dalam Pasal 38 Undang-undang Nomor 18 tahun 1999 memberikan hak untuk melakukan gugatan.***


Reporter    : Mah
Editor         : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.