Home / Khazanah / Bupati Kukuhkan 62 Dewan Hakim di MTQ Siak

Bupati Kukuhkan 62 Dewan Hakim di MTQ Siak

Bupati Kukuhkan 62 Dewan Hakim di MTQ Siak
Humas Pemkab Siak For Oketimes.com
Bupati Siak Alfedri mengukuhkan para dewan hakim, majelis hakim, hakim lampu dan panitera yang akan bertugas memberikan penilaian terhadap peserta MTQ.

Siak, oketimes.com - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 19 Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2019, secara resmi telah dibuka oleh Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution Selasa malam (16/7/19), yang ditandai dengan pemukulan Bedug dengan didampingi Bupati Siak Alfedri, Ketua DPRD Siak, Sekda Kabupaten Siak serta unsur Forkopimda dan Kakan Kemenag Siak.

Sebelumnya Bupati Siak Alfedri mengukuhkan para dewan hakim, majelis hakim, hakim lampu dan panitera yang akan bertugas memberikan penilaian terhadap peserta MTQ.

Diacara itu, Alfedri berharap para dewan juri dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan objektif dalam memberikan penilaian. demikian pula dewan hakim, yang nantinya memutuskan para juara sehingga menghasilkan MTQ yang berkualitias.

"Melalui momentum MTQ ini diharapkan akan menghasilkan qori-qoriah yang terbaik sehingga bisa mewakili pemerintah daerah ke tingkat provinsi Riau," harapnya.

Dari sejumlah Dewan Hakim yang dilantik, tampak sejumlah wajah lama dan baru yang berasal dari LPTQ nasional, provinsi Riau maupun Kabupaten Siak yang berjumlah 62 orang termasuk Ketua dan Sekretaris.

Para dewan hakim dan majelis hakim tersebut akan selanjutnya akan bertugas memberikan penilaian pada berbagai cabang perlombaan, diantara tilawah, syarhil, tahfiz, tafsir,  khotil Quran, MMQ, Albarzanzi-marhaban, Hadrah pawai ta'aruf, dan stan bazar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Muharom, mengatakan prosesi pelantikan Dewan Hakim MTQ, merupakan bentuk komitmen para dewan hakim untuk melaksanakan tugas-tugas profesional dengan jujur, berkeadilan, transparan tanpa memihak serta senantiasa menjujung tinggi nilai-nilai kebenaran.

"Dewan Hakim maupun Majelis hakim  dalam melakukan penilaian tidak akan memihak pada salah satu peserta, penilaian yang diberikan kepada peserta harus sesuai dengan kualitas peserta itu sendiri," sebutnya.***


Reporter   : Sulaiman
Editot       : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.