Realisasi Pencairan Minim, Dana DAK Riau 1,8 Triliun Terancam Hangus
ILustrasi
Pekanbaru, oketimes.com - Dana alokasi khusus (DAK) Fisik Tahun 2019 di Provinsi Riau sebesar Rp 1,8 triliun dari pagu Rp1,94 triliun terancam hangus tahun ini.
Pasalnya hingga memasuki tahap I ini, realisasi penyaluran DAK oleh Pemerintah daerah (Pemda) mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota di Riau baru menyentuh angka 7,19 persen atau setara dengan Rp 140,18 miliar dari total pagu. Sementar batas pengajuan DAK fisik tahap I dijadwalkan sampai 22 Juli 2019 mendatang.
"Jika Pemda tidak segera mengajukan pencairan sebelum tanggal 22 Juli 2019, maka dana DAK Fisik terancam hangus. Sebab, proses pencairannya harus berlanjut dari tahap pertama sampai tahap ketiga," kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendahaan (DJPb) Provinsi Riau, Tri Budhianto di Pekanbaru pada awak media Selasa (16/7/2019).
Adapun beberapa daerah yang sudah mengajukan DAK Fisik tahap I, yaitu Kabupaten Kampar sebesar Rp43,71 miliar atau 22,75 persen, Bengkalis Rp12,68 miliar atau 8,78 persen, Indragiri Hulu (Inhu) Rp1,85 miliar atau 1,45 persen, Rokan Hilir (Rohil) Rp19,48 miliar atau 14,29 persen, Siak Rp26,97 atau 19,20 persen, Kepulauan Meranti Rp19,61 miliar atau 13,81 persen, Kota Dumai Rp15,89 miliar atau 10,95 persen.
Sedangkan, daerah yang belum mengajukan pencairan DAK Fisik, diantaranya seperti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), Pemkab Pelalawan, Pemkab Rokan Hulu (Rohul), Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing), Pemko Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Pria yang akrab disapa Tri ini juga menjelaskan, bahwa sebenarnya tidak sulit untuk memenuhi syarat pencairan Dana pada tahap pertama itu, karena terpenting adalah data lelang, akan tetapi kenyataannya sampai saat ini sebahagian besar belum mengajukan berkas.
"Padahal jika hendak memasuki tahap kedua, maka harus cair dulu tahap pertama, karena bantuan ini sistemnya berbasis kinerja. Penyaluran pertahapnya tergantung realisasi sebelumnya," ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa jumlah Pagu DAK Fisik tahun ini mengalami peningkatan dari yang tahun sebelumnya hanya Rp1,15 triliun bertambah menjadi Rp1,94 triliun.
"Sayang kalau tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Melihat progres pengajuannya baru terealisasi Rp 140,18 miliar atau 7,19 persen, itu artinya sangat rendah," pungkasnya.***
Reporter : Richarde
Editor : Cardova

Komentar Via Facebook :