Home / Internasional / Kasum TNI Hadiri Konferensi Pangab di Markas Besar PBB

Kasum TNI Hadiri Konferensi Pangab di Markas Besar PBB

Kasum TNI Hadiri Konferensi Pangab di Markas Besar PBB
Puspen TNI For Oketimes.com
Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, menghadiri 3rd United Nations Chiefs of Defence Conference di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, baru-baru ini.

New York, oketimes.com - Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, menghadiri 3rd United Nations Chiefs of Defence Conference di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, baru-baru ini.

Sekretaris Jenderal PBB H.E. Mr.António Guterres dalam sambutannya, mengatakan bahwa ketika keseimbangan Gender ada pada pasukan perdamaian maka kita dapat meningkatkan kemampuan proteksi, juga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya eksploitasi dan pelecehan seksual.

Oleh karena itu, Sekjen PBB meminta adanya upaya pengerahan lebih banyak personel wanita dan menghimbau pengintegrasian perspektif gender dalam misi perdamaian dunia.

Lebih lanjut Sekjen PBB mengatakan bahwa Panglima Angkatan Bersenjata setiap negara merupakan aktor penting untuk memastikan bahwa pemeliharaan perdamaian menjadi lebih modern dan efisien.

Selaras dengan hal tersebut, Indonesia telah membuktikan keaktifannya memelihara perdamaian dunia dimana sejak tahun 1957 hingga saat ini selalu ikut serta dalam berbagai misi perdamaian di bawah naungan bendera PBB.

Kemudian pada konferensi tersebut, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kasum TNI, menyatakan dukungannya atas inisiatif Action for Peacekeeping dan mendukung penuh permintaan penambahan personel wanita dalam misi perdamaian dunia.

Pada kesempatan itu, Letjen TNI Joni Supriyanto juga mengemukakan bahwa 'community engagement' atau kemampuan berinteraksi dengan komunitas lokal yang diterapkan oleh pasukan pemelihara perdamaian Indonesia di berbagai daerah misi, telah terbukti sangat efektif.

Oleh karena itu, Indonesia berharap "community engagement" dapat diadopsi negara lain untuk menjadi salah satu skillset terpenting yang harus dimiliki, selain peran utamanya sebagai pasukan pemelihara perdamaian.

3rd United Nations Chiefs of Defence Conference kali ini dihadiri oleh 296 peserta (54 Pangab di antaranya) dari 106 negara, dua perwakilan organisasi kawasan (NATO dan Uni Eropa) serta menghadirkan 16 orang panelis.***


Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono.    

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.