Home / Peristiwa / Indonesian Coast Guard dan USCG Lakukan Pencarian dan Pertolongan Korban di Laut

Indonesian Coast Guard dan USCG Lakukan Pencarian dan Pertolongan Korban di Laut

Indonesian Coast Guard dan USCG Lakukan Pencarian dan Pertolongan Korban di Laut
Humas Bakamla RI For Oketimes.com
Latihan Bersama Small Boat Operation (SBO) II, personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) dan US Coast Guard laksanakan simulasi pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) korban kecelakaan kapal di sekitar perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, kemarin.

Batam, Oketimes.com - Latihan Bersama Small Boat Operation (SBO) II, personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) dan US Coast Guard laksanakan simulasi pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) korban kecelakaan kapal di  sekitar perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, kemarin.

Operasi SAR bersama disimulasikan oleh tim gabungan Coast Guard ke-dua negara dengan melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban kapal yang mengalami musibah di laut sekitar perairan Batu Ampar.

Dengan sarana dua unit Rigid Hulled Inflatable Boat (RHIB), ke-dua tim gabungan personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) dan US Coast Guard menyisir lokasi sekitar tempat kejadian dan menemukan beberapa benda  terapung dan korban masih hidup.

Selanjutnya, kedua tim melakukan upaya pertolongan terhadap korban selamat dan menaikkan korban ke atas RHIB, kemudian dievakuasi menuju kapal patroli Bakamla (Indonesian Coast Guard) bernama KN Tanjung Datu-301, yang sedang lego jangkar tidak jauh dari perairan tersebut.

Kegiatan ini merupakan salah satu materi Latma Small Boat Operation II yang diikuti personel Bakamla dan USCG. Sebelumnya tim gabungan juga melaksanakan latihan manuver kapal, lepas sandar, pengoperasian mesin dan kemudi serta pengetahuan alat keselamatan pada kapal.

Melalui latihan itu, diharapkan personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) mampu mengoptimalkan RHIB atau atau Sea Rider yang berada di kapal patroli Bakamla (Indonesian Coast Guard) sebagai alat utama dalam melaksanakan patroli kemanan dan keselamatan di laut.

Hal ini perlu didukung oleh operator RHIB dengan kemampuan dan profesionalitas tinggi serta handal, dalam menjalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing untuk mengoptimalkan penggunaan kapal kecil.***

 

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla Letkol Bakamla Mardiono.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.