Home / Pendidikan / Pekanbaru Jadi Tujuan Roadshow Seminar Kedua PTTEP dan CECT 2019

Pekanbaru Jadi Tujuan Roadshow Seminar Kedua PTTEP dan CECT 2019

Pekanbaru Jadi Tujuan Roadshow Seminar Kedua PTTEP dan CECT 2019
Humas Pemprov Riau For Oketimes.com
Mewakili Gubernur Riau, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi secara resmi membuka Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) tajaan PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti di Hotel Aryaduta Pekanbaru Rabu 19 Juni 2019.

Pekanbaru, Oketimes.com - PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability hadir di Pekanbaru, kembali mengadakan acara Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) bertempat di Hotel Aryaduta Pekanbaru Rabu 19 Juni 2019.

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan, bahwa seminar di Pekanbaru itu, merupakan seminar ke-7 yang telah diadakan oleh PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti, setelah pertama kali diadakan di Jakarta pada tahun 2018 lalu.

Selaras dengan itu, antusiasme dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia itu, akhirnya memutuskan melanjutkan acara ini di empat kota lainnya di tahun 2019, khususnya di kota Pekanbaru.

"Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemeritah Indonesia untuk mencapai SDGs," kata General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara pada sambutanya di Hotel Aryaduta Pekanbaru.

Kegiatan seminar dan workshop itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi yang mewakili Gubernur Riau, H Syamsuar.

Dalam pemaparanya, Sekdaprov Riau mengatakan bahwa seminar dan workshop merupakan salah satu upaya untuk melakukan integrasi strategi dengan melibatkan semua stakeholder, termasuk swasta dan terutama para perusahaan Migas dan SKK Migas. Begitu juga dengan PTTEP yang merupakan BUMN Thailand tersebut.

Lanjut Sekda, Provinsi Riau sudah mempunyai rencana aksi yang dalam perumusannya juga terdapat rencana aksi SDGs dan 20 partner dari Internasional.

"Peran strategis swasta dan perguruan tinggi sangat memungkinkan untuk terlibat aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui banyak sektor seperti migas," kata Sekdaprov Riau.

Hadir sebagai pembicara dalam kesempatan itu, diantaranya Ketua Sekretariat SDGs, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Abdullah Maskur.

Tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor, untuk mengisi acara antara lain hadir Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara Avicenia Darwis, Technical Advisor United National Development Program (UNDP) Juliaty Ansye Sopacua Ph.D, General Affairs Manager PTTEP Afiat Djajanegara, Direktur Utama Dompet Dhuafa Social Enterpnse Herdiansah dan Co-Founder CSRI Indonesia Jalal.

Abdullah Maskur dalam pemarannya membagikan ilmu dan pengalamannya terkait perkembangan Provinsi Riau dalam mencapai target keberlanjutan Pemerintah Indonesia. Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama mendapatkan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia.

Acara kali ini berbeda dari yang diadakan di kota-kota sebelumnya, PTTEP dan CECT MM-Sustainability memberikan kesempatan bagi para UMKM dan social entrepreneur lokal Pekanbaru untuk mengadakan bazaar selama seminar berlangsung.

UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs inf adalah HoT (House of Tempe), Starkids Islamic Flexischool, Daego Chips, Hanisuncake. dan Mische Aesthetic Clinic. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Pekanbaru serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya sekitar lokal.

PTTEP Indonesia juga akan menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur lokal untuk seminar yang akan diadakan selanjutnya di Bali dan Yogyakarta dengan skala yang lebih besar.

Bazaar ini diadakan sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal.

Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari serangkaian seminar di tahun 2018 yang sebelumnya diadakan di 6 kota yaitu: Jakarta, Makassar, Palembang. Medan dan Surabaya dan Balikpapan.

Mengikuti panggilan Kementerian PPN/Bappenas yang mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama merealisasikan pelaksanaan agenda Sustainable Development Goals, terutama poin SDGs No 17 yaitu, "Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs".

PTTEP dan Universitas Trisakti, MM-Sustainbility, menyelenggarakan rangkaian acara seminar untuk membnam relasi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintahan, sektor swasta, LSM dan individu di lima kota. Guna menjalin kemitraan ini pertu dibina agar para pemangku kepentingan dapat bersama-sama membantu Indonesia menapal pembangunan yang berkelanjutan.***


Reporter  : Richarde
Editor       : Cardoffa 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.