Home / Hukrim / Sambut Lebaran, Akhir Mei Polda Riau Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muara Takus 2019

Sambut Lebaran, Akhir Mei Polda Riau Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muara Takus 2019

Sambut Lebaran, Akhir Mei Polda Riau Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muara Takus 2019
Ist
ILustarsi, Personel Gabungan Operasi Ketupat.

Pekanbaru, Oketimes.com - Operasi Ketupat Muara Takus 2019, akan segera digelar pihak kepolisian serentak diseluruh wilayah Indonesia jelang pengamanan lebaran Idul Fitri mendatang. Sebelumnya jajaran Polda Riau telah mengelar pembukaan Latihan Pra, yang dilaksanakan salama dua hari bertempat disalah satu hotel Kota Pekanbaru, lalu.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto SIK, mengatakan latihan pra Operasi Ketupat Muara Takus 2019 telah berakhir hari ini, selama dua hari sejak dibuka oleh Waka Polda Riau, lalu.

"Ya benar, latihan pranya sudah berakhir, nanti tanggal 28 Mei kita akan menggelar pasukan dalam Operasi Ketupat Muara Takus 2019, pengamanan pra hingga pasca lebaran," kata Sunarto pada awak media Sabtu 25 Mei 2019 siang.

Dijelaskan Sunarto, latihan pra operasi ini sudah dilakukan dua hari lalau yang dibuka oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada beserta peserta operasi. Dengan adanya giat operasi tersebut hendaknya dapat memberikan kenyamanan dan pelayanan prima kepada masyarakat Riau.

Dalam arahannya, Wakapolda berharap lanjut Sunarto para peserta latihan pra Operasi Ketupat Muara Takus, hendaknya mengikuti kegiatan ini secara serius dan mengambil ilmu serta dapat diaplikasikan dilapangan.

Latihan Pra Operasi Ketupat Muara Takus 2019 ini, merupakan suatu bentuk kesiapan peserta dalam melaksanakan tugas operasi yang juga telah menelan anggaran besar. Manfaat tugas utama dilapangan harus benar-benar singkron dan seimbang antara perlengkapan yang dibutuhkan dengan tantangan adanya musuh dilapangan.

"Jangan hanya sekedar formalitas, melainkan sebagai acuan untuk peningkatan dalam pelaksanaan tugas-tugas kedepan.

Selain itu, bidang lalu lintas harus dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dengan berbagai upaya yang harus dilaksanakan seperti, penambahan rambu-rambu dan penambahan rest area. "Operasi ini harus punya target yang harus dicapai nantinya," terang Sunarto.

Lebih lanjut, Sunarto menyebut pelaksanaan operasi tahun ini juga berdekatan dengan pesta demokrasi, dan sampai saat ini masih terasa aroma demonstrsi tersebut. Untuk itu, pihaknya perlu waspada dan jangan anggap sebelah mata, karena nanti adanya perlawanan kepada aparat.

"Selain itu para Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) atau Polres, segera cek kembali tentang penggunaan senjata api (senpi) untuk meminimalisiar kesalahan pengunnannya," kata Sunarto.

Sejauh ini, masih ada oknum yang mendiskrimanasikan pemerintah daerah dengan berita-berita bohong (Hoak). Untuk operasi tersebut, akan dilangsungkan selama 13 hari kedepan, agar betul-betul dilaksanakan dengan baik.

"Dalam pelaksanaan tugas saat operasi nanti diutamakan dengan cara preventif dan preemtif. Setiap Kasatwil harus lakukan pemetaan terhadap ancaman kerawanan, khusus bagi para anggota Intelegen dan Binmas," pungkas Sunarto.***


Reporter  : Ndanres Area
Editor      : Richarde

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.