Home / Hukrim / Dirut PLN Tersangka KPK, Jokowi : Hormati Langkah Hukum

Dirut PLN Tersangka KPK, Jokowi : Hormati Langkah Hukum

Dirut PLN Tersangka KPK, Jokowi : Hormati Langkah Hukum
Ist
Direktur Utama PLN Sofyan Basir saat keluar dari pintu KPK usai diperiksa penyidik KPK terkait dugaan korupsi mega proyek PLTU Riau 1 di Gedung Anti Rasuah belum lama ini.

Jakarta, Oketimes.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara soal Direktur Utama PLN Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Jokowi mengaku menghormati langkah KPK dalam melakukan kewenangannya memberantas korupsi.

"Ya berikan kewenangan ke KPK untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hukum yang ada, terutama dalam hal ini korupsi," kata Jokowi di Jakarta, Rabu (22/4/2019).

Penetapan tersangka terhadap Sofyan Basir, merupakan hasil pengembangan kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

Dalam kasus ini, KPK sudah menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, dan Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Pengembangan sebelumnya, KPK sudah menjerat pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Samin Tan. Tersangka keempat dalam Kasus PLTU Riau 1 Sofyan diduga bersama-sama membantu Eni dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Kotjo untuk kepentingan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Sofyan disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.***

 

Sumber  : dtc  / Editor : Van Hallen

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.