Home / Internasional / Komandan Badaro : Bakamla and Korea Coast Guard is Brother Forever

Komandan Badaro : Bakamla and Korea Coast Guard is Brother Forever

Komandan Badaro : Bakamla and Korea Coast Guard is Brother Forever
Human Bakamla RI For Oketimes.com
Commanding Officer of Badaro 3011 Capt. Kim Seong-Hoon saat akan bertolak dari Dermaga Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (15/3/19).

Jakarta, Oketimes.com - Commanding Officer of Badaro 3011 Capt. Kim Seong-Hoon mengaku senang dan bahagia bisa mengunjungi jajaran Bakamla RI saat berkunjung ke Indonesia dalam sepekan terakhir ini.

"Kehangatan Bakamla dan masyarakat Indonesia akan selalu kami ingat atua "We are brother, forever, forever, forever," kata Commanding Officer of Badaro 3011 Capt. Kim Seong-Hoon saat akan bertolak dari Dermaga Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (15/3/19).

Setelah menjalani beberapa rangkaian kegiatan bersama Bakamla sejak Senin (11/3/19), maka kapal KCG Badaro 3011 bertolak untuk kembali ke negaranya. Kepulangan kapal dilepas oleh Plh. Direktur Kerja Sama Kolonel Bakamla Salim.

Atas nama Bakamla Kolonel Salim menyatakan bahwa kedatangan Kapal KCG Badaro untuk bertemu Bakamla merupakan satu kehormatan, diharapkan agar kunjungan ini dapat menjadi stepping stone kerjasama Bakamla dan Korea Coast Guard kedepannya.

"Apa yang sudah kita sepakati hasil 1st Bilateral meeting semoga dapat segera kita laksanakan", harapnya.

Pelepasan kapal Badaro 3011 diwarnai oleh performa tim marching band STIP, dan dikawal pula oleh KN Bintang Laut 4801 hingga pulau terluar Jakarta. Pergerakan kapal Badaro 3011 dilepas dengan salam hormat perpisahan oleh Plh. Direktur Kerjasama Bakamla beserta jajaran personel Bakamla diiringi lambaian tangan.***


Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.