Home / Lingkungan / Danau Buatan Rumbai Terusik, Bandit Perusak Lingkungan Berkeliaran

Danau Buatan Rumbai Terusik, Bandit Perusak Lingkungan Berkeliaran

Danau Buatan Rumbai Terusik, Bandit Perusak Lingkungan Berkeliaran
Ist
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Zulfikri saat meninjau Danau Buatan yang ditimbun oknum pengusaha, baru-baru ini.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kondisi danau buatan atau Khayangan yang menjadi objek wisata kebanggan masyarakat Riau, kini sudah terusik oleh para bandit perusak danau dengan menimbun tanah di pinggiran areal tersebut selama ini.

Informasi yang dihimpun, modus bandit perusak danau tersebut pura-pura melakukan pembersihan lahan, kemudian menimbun Danau Buatan dengan lebar yang ditimbun sekitar 4 meter. Semua pohon dan sampah bekas tumbuhan di lahan di buang ke Danau Buatan, sehingga mencemarkan danau.

Adanya aktivitas ternyata sampai ketelinga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, DR H Nurfaisal, M.Pd dan mengatakan telah melakukan tinjauan ke lokasi pada Sabtu (9/3/2019) kemarin.

"Danau Buatan yang ditimbun itu, saya sudah melaporkannya ke PUPR Kota Pekanbaru pada Senin kemarin," singkat Nurfaisal kepada Wartawan, Rabu (13/3/19) kemarin.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi mengatakan persoalan itu berada di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru.

Ditanya soal adanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pekanbaru sudah melaporkan persoalan itu kepada pihaknya. Indra justru menjawab, belum menerima laporannya.

Kepala DLHK  Pekanbaru, Zulfikri saat dikonfirmasi mengatakan akan memberikab informasi tersebut melalui stafnya. Namun hingga, Rabu (13/3/2018) sore, informasi yang dimaksud tidak juga diberikan.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.