Home / Hukrim / Sibuk, Jadi Alasan Kepala Inspektorat Riau Milih 'Ngurung Diri' dan Ngacir Keluar Kantor

Soal Laporan Dugaan Pungli Tunjangan ASN

Sibuk, Jadi Alasan Kepala Inspektorat Riau Milih 'Ngurung Diri' dan Ngacir Keluar Kantor

Sibuk, Jadi Alasan Kepala Inspektorat Riau Milih 'Ngurung Diri' dan Ngacir Keluar Kantor
Disediakan oketimes.com
Foto inset: Kepala Inspektorat Provinsi Riau Evandes Fajri dan Kantor Inspektorat Riau.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kepala Inspektorat Provinsi Riau yang saat ini dijabat oleh Evandes Fajri, tampaknya lebih suka berdiam diri, ketimbang harus menjelaskan soal dugaan pungli atas pemotongan tunjangan terhadap para ASN di lingkungan Pemprov Riau.

Hal ini terbukti ketika awak media ini menyambangi ke kantornya, Rabu (13/2/19) sekira pukul 10.00 WIB pagi, guna untuk mengkonfirmasikan soal adanya dugaan laporan pungli tersebut yang sudah dilaporkan ke Kejati Riau sejak dua pekan lalu, Evandes Fajri lebih suka berdiam diri dan duduk manis di ruang kerjanya.

Padahal awak media ini sudah mencoba untuk menghubungi lewat ponselnya secara berulang kali, untuk memberitahukan kehadiran awak media ini dalam rangka konfirmasi tersekit laporan pungli itu, namun dirinya tidak bersedia menjawab panggilan awak media ini.

Selang beberapa menit, Evandes pun mengirimkan sebuah pesan kepada awak media, dengan menyatakan agar terlebih dahulu menemui Sekretaris Inspektorat Riau bernama Sularto. "Jumpai dulu pak Sularto, sekretaris Inspektorat," jawab Evandes mengelak.

Tak lama kemudian, ia pun mengutus salah satu stafnya untuk memberitahukan kepada awak media ini, bahwa pimpinannya itu sedang sibuk dan tidak bisa ditemui, dengan dalil ada rapat serta menyarankan awak media ini untuk kembali esok pagi Kamis menemuinya.

"Maaf pak, bapak lagi sibuk sekali hari ini dan banyak tugas. Bapak memberi pesan, agar bapak kembali datang besok pagi saja, sebab ia memang benar-benar sibuk," ujar stafnya itu menghampiri awak media ini.

Meski begitu awak media ini pun terpaksa harus 'balik kanan' dari kantor tersebut, tanpa mendapat penjelasan soal dugaaan pungli tersebut.

Yang paling menarik, begitu awak media ini mengarah ke parkiran untuk keluar kantor, pemandangan yang tak lazim pun terlihat dilakukan Kepala Inspektorat Riau ini.

Dimana saat awak media ini sudah mengarah meninggal kantor tersebut, Evandes Fajri malah bergegas keluar ruangannya dan turun dari lantai dua menuju mobil dinasnya yang sudah standby untuk kabur dan pergi dari pekarangan kantornya itu dengan segera.

Sebagaimana diberitakan, Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Riau dilaporkan berdasarkan Pengaduan Masyarkat (DUM) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Riau pada 7 Januari 2019 lalu, dengan tuduhan melakukan pungli pemotongan uang tunjungan para pegawainya.

Dugaan pungli tersebut terkait pemotongan tunjangan dengan kewenangan pimpinan dan atau pemalsuan pertanggungjawaban uang tunjangan ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) Provinsi Riau yang dilakukan oleh pimpinan Instansi Inpektorat Daerah Provinsi Riau.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan saat dikonfirmasikan Rabu siang, belum bisa berkomentar banyak atas adanya laporan tersebut yang masuk lewat pengaduan masyarakat kepada pihaknya.

Ia hanya bisa mengatakan bahwa saat ini dirinya sedang melakukan pemeriksaan berkas atas adanya laporan yang masuk soal dugaan pungli tersebut.

"Saya belum bisa memberikan keterangan soal adanya laporan tersebut, sebab sampai saat ini saya belum menemukan laporan tersebut, nanti saya cek dulu soal laporan itu ya pak," ujar Muspidaun menjawab pertanyaan awak media ini.***


Penulis   : Ndanres   /   Editor : Richarde            

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.